Lamont Roach Sempat Paksa Gervonta Davis Berlutut, Pertarungan Berakhir Imbang!
Leo Farhan | 2 Maret 2025, 20:05 WIB

AKURAT.CO, Pertarungan perebutan sabuk juara tinju kelas ringan WBA antara Gervonta Davis melawan Lamont Roach Jr yang berlangsung selama 12 ronde berakhir dengan hasil imbang mayoritas.
Pada laga yang berlangsung di Barclays Center, New York, Amerika Serikat, Minggu (2/3), itu, dua juri yang bertugas memberikan nilai 114-114 dan satu juri lainnya memberikan nilai 115-113.
Lamont Roach yang datang sebagai underdog tampil luar biasa dengan mengungguli Gervonta Davis dalam jumlah pukulan yang mendarat selama 12 ronde. Meski demikian Davis unggul dalam pukulan bertenaga.
Momen krusial terjadi pada ronde kesembilan ketika Lamont Roach mampu mendaratkan jab keras yang membuat pemilik sabuk WBA itu berlutut.
Sayang, wasit yang bertugas tidak menganggap hal tersebut sebagai knockdown, keputusan yang ternyata mempengaruhi hasil akhir. Pasalnya, jika knockdown tersebut dihitung, Roach kemungkinan besar akan menjadi juara WBA baru.
"Jika itu adalah sebuah knockdown, saya memenangi laga. Itulah yang terjadi. Saya tidak mengandalkan knockdown untuk menang. Saya hanya berpikir untuk menariknya keluar," kata Roach dikutip dari laman MMA Fighting.
"Saya sedikit kecewa dengan keputusan tersebut, saya pikir saya telah berhasil. Saya pikir saya sudah menang, tapi kami bisa mengulanginya."
Baca Juga: Silang Pendapat Gervonta Davis dan Lamont Roach Mengenai Pertarungan Mereka di Maret 2025
Walau kemenangan Roach tampak seperti dirampok, petinju berusia 29 tahun itu tetap menegakkan kepalanya setelah memberikan yang terbaik selama 12 ronde. Meskipun ia masuk ke dalam ring sebagai petinju yang tidak diunggulkan.
Roach mendapatkan pujian atas penampilan yang luar biasa namun tetap harus pulang dengan hasil imbang mayoritas yang tidak cukup baik.
Davis secara keseluruhan tampil pasif, sementara lawannya, Roach, mampu menunjukkan performa agresif dan percaya diri. Hasil ini meninggalkan rasa tidak puas bagi kedua petinju dan mengisyaratkan laga ulang.
"Mari adakan laga ulang di New York. Semoga kami bisa mendapatkan laga ulang. Jika tidak, semoga yang terbaik bagi Lamont Roach dan seluruh timnya," kata Gervonta Davis seusai laga.
Hasil ini sekaligus mencoreng rekor sempurna Davis untuk pertamakalinya. Di mana rekornya saat ini berubah menjadi 30 menang dan satu imbang. Sementara Roach mencatatkan rekor 25 kemenangan, satu kalah, dan satu imbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







