AKURAT.CO, Presiden Prabowo Subianto telah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran yang signifikan terhadap kementerian dan lembaga negara (K/L) untuk mengoptimalkan penggunaan dana publik.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Harian Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Jadi Rajagukguk, menyebut belum mendapatkan informasi apa-apa dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait efisiensi ini.
"Saya dari cabor (cabang olahraga) sudah terbiasa mensiasati bantuan-bantuan dari swasta. Jadi, kami tidak tergantung dengan anggaran yang disediakan oleh pemerintah," kata Jadi di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Selasa (18/2).
Baca Juga: Indonesia Kembali Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Balap Sepeda Asia Tahun Depan"Kami harus berusaha bagaimana bisa mencetak prestasi olahraga dengan seluruh bantuan stakeholder di Indonesia."
Mengomentari kegiatan multievent yang bakal diikuti oleh Indonesia di tahun ini, pria yang juga menjabat sebagai Anggota Komite Eksekutif (Exco) Komite Olimpiade (NOC) Indonesia ini menyebut tidak ada masalah.
Namun, Jadi tetap berharap Kemenpora tetap bisa menganggarkan agar Tim Indonesia bisa tetap berpartisipasi.
"Belum ada (pernyataan) secara resmi dari Kemenpora. Tahun ini ada SEA Games ada Asian Games yang anggarannya semua sudah kami masukkan, dan sejauh ini tidak ada masalah," terangnya.
Baca Juga: Tok! Kapolri Jenderal Listyo Sigit Terpilih Jadi Ketum PB ISSI"Mudah-mudahan Kemenpora tetap bisa menganggarkan sehingga tim Indonesia bisa ikut serta, baik di SEA Games maupun Asian Games."
Sebelmnya, lewat Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025, pemerintah menargetkan penghematan hingga Rp306,69 triliun, yang terdiri dari pemangkasan anggaran K/L sebesar Rp256,1 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp50,6 triliun.
Akibatnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga mengalami pemangkasan anggaran yang signifikan pada tahun ini. Awalnya, kementerian yang dipimpin Dito Ariotedjo ini memiliki alokasi anggaran sebesar Rp2,3 triliun.
Setelah rekonstruksi efisiensi anggaran, Kemenpora setidaknya mengalami pengurangan sekitar 55,65 persen atau menjadi Rp1,03 triliun untuk pagu anggaran 2025.