Sinergi Kuat Antar Stakeholder Antarkan Indonesia ke Peringkat 4 Dunia Sebagai Negara yang Hobi Main Basket

AKURAT.CO - Indonesia masuk dalam datar empat besar negara di dunia yang masyarakatnya hobi memainkan olahraga bola basket. Sebagaimana data resmi yang dikeluarkan Federasi Bola Basket Dunia (FIBA).
Dalam rilis Perayaan Hari Bola Basket Dunia yang jauh setiap tanggal 21 Desember, Indonesia menempati peringkat keempat, unggul atas Meksiko yang ada di peringkat lima.
Indonesia hanya kalah dari China yang menduduki peringkat pertama, India di peringkat kedua, dan Amerika Serikat di peringkat ketiga dalam daftar tersebut.
Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) menyambut baik kabar dari FIBA ini. Data ini sekaligus menunjukkan hasil kerja sama kuat antar semua stakeholder bola basket di Tanah Air.
"Hal ini sekaligus menjadi motivasi tersendiri bagi kepengurusan yang belum lama ini mendapatkan amanah pada Munas Perbasi pada 28 Oktober 2024 lalu," kata Sekjen PP Perbasi, Nirmala Dewi dalam keterangan resminya kepada Akurat.co.
"Kami akan lebih bekerja lebih keras lagi untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap bola basket, yang tentu saja dibarengi dengan menggoreskan tinta emas capaian di berbagai kejuaraan ke depan."
Menurut Nirmala, PP Perbasi tidak bisa sendirian untuk memasyaratkan olahraga bola basket di Indonesia. Pasalnya, untuk bisa bermain bola basket, harus ada fasilitas yang memadai.
Namun, atensi FIBA ini akan menjadi motivasi bagi PP Perbasi untuk terus bekerja keras sehingga semakin banyak lagi masyarakat Indonesia yang mengandrungi olahraga yang pertamakali ditemukan oleh James Naismith ini.
Olahraga Basket Indonesia juga tengah dalam trend positif. Timnas Basket Putra untuk pertamakalinya mampu meraih medali emas SEA Games di Hanoi, Vietnam, pada 2021 silam. Disusul Timnas Basket Putri yang meraih emas SEA Games saat berlaga di kamboja tahun 2023lalu.
Untuk gelaran SEA Games Thailand 2025 pada Desember mendatang, PP Perbasi bertekad timnas, baik putra/putri mampu mempertahankan capaian ini. Sembari mengintip peluang medali emas dari sektor 3x3.
Tetapi, sebelum bersaing di pesta olahraga multi event se-Asia Tenggara itu, Timnas akan lebih dulu melakoni beberapa kejuaraan pemanasan seperti SEABA U16 ataupun Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









