Akurat

Paralimpiade Paris: Pulang Tanpa Medali, Tim Para Panahan Indonesia Dapat Pelajaran Berharga

Leo Farhan | 7 September 2024, 00:59 WIB
Paralimpiade Paris: Pulang Tanpa Medali, Tim Para Panahan Indonesia Dapat Pelajaran Berharga
 
AKURAT.CO, Tim para panahan Indonesia harus mengakhiri perburuan medali pada Paralimpiade Paris 2024. Usaha meraih medali pada nomor pertandingan beregu campuran recurve harus terhenti di babak delapan besar.
 
Tim para panahan Paralimpiade Paris yang diwakili Setiawan dan Wahyu Retro Wulandari kalah tipis dari wakil Italia, Elisabetta Mijno dan Stefano Travisani, dengan skor 3-5 di Invalides, Paris, Kamis (5/9). 
 
Walau tersingkir, Setiawan dan Retno mendapat pelajaran berharga selama tampil di Paralimpiade Paris. Mereka berharap bisa meningkatkan levelnya lagi agar bisa lolos ke Paralimpiade Los Angeles 2028.
 
 
"Kalau masalah mental, kita sudah bangkit dari pertandingan sebelumnya. Namun Italia memiliki kualitas, karena mereka juga merupakan peringkat satu," kata Pelatih Para Oanahan Indonesia, Idya Putra Harjianto, Jumat (6/9).
 
"Mereka lebih ketat perkenaannya dari kita. Skornya tipis, namun inilah permainan, harus ada yang menang dan kalah."
 
Idya Putra menilai atlet para panahan Indonesia mendapatkan pelajaran penting di Paris. Performa selama tampil dalam nomor individual maupun beregu akan menjadi bahan evaluasi guna mengejar tiket ke Paralimpiade Los Angeles 2028.
 
"Kita akan berupaya mencuri tiket di Ceko, karena event tersebut merupakan kejuaraan dunia kedua yang ada tiketnya di babak 16 besar. Namun sebelum itu, kita harus menatap event regional seperti ASEAN Para Games di Thailand," tutur Idya Putra.
 
 
"Kita juga akan ikut kejuaraan dunia di Korea. Biar bagaimanapun, Korea sukses sapu bersih pada Olimpiade kemarin. Kita mau belajar lebih banyak lagi di Korea. Mudah-mudahan semua bisa berangkat ke sana."
 
Setiawan pun mengungkapkan hal yang sama. Ia senang bisa berhadapan dengan atlet-atlet para panahan terbaik di dunia dan banyak belajar dalam situasi pertandingan level tertinggi.
 
"Banyak pelajaran yang didapatkan. Banyak belajar dari kesalahan yang dilakukan. Saya akan giat berlatih dan mencari pencapaian yang lebih tinggi lagi," ucap Setiawan.
 
Sementara itu, Wahyu Retno Wulandari menegaskan tekadnya untuk bisa berlaga lagi pada Paralimpiade Los Angeles 2028. Masih ada waktu untuk meningkatkan kemampuan sepulang dari Paris.
 
"Insyaallah kita akan berjuang dan berusaha untuk mengejar tiket tampil di Paralimpiade berikutnya. Mudah-mudahan semua dilancarkan dan diberikan kesempatan oleh Allah SWT," papar Wahyu Retno.
 
Rombongan tim para panahan Indonesia akan pulang ke Tanah Air bersama kontingen besar pada 10 September 2024.
 
Para atlet tersebut akan istirahat sejenak sebelum kemudian membela daerahnya masing-masing pada Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) XVII Tahun 2024 di Kota Solo, pada tanggal 6 hingga 13 Oktober 2024.
 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H