Paralimpiade Paris: Tampil sebagai Debutan, Tim Boccia Indonesia Optimistis Sumbang Medali

AKURAT.CO, Tim Boccia Indonesia optimistis bisa memberikan yang terbaik saat tampil di ajang Paralimpiade Paris 2024 pada 28 Agustus-8 September mendatang.
Ini adalah penampilan perdana tim Boccia Indonesia di ajang paralimpiade. Namun, berbekal progress dalam beberapa single event, mereka yakin bisa menyumbangkan medali untuk Merah Putih di Paralimpiade Paris.
Tim Boccia Indonesia akan diperkuat oleh empat atlet di Paralimpiade Paris. Mereka adalah Gischa Zayana, Muhammad Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan Muhammad Bintang Satria Herlangga.
Baca Juga: Indonesia Bawa Pulang Dua Emas dan Satu Perak Piala Dunia Boccia di Kanada
"Dengan komposisi yang sekarang, kami optimis untuk nomor pertandingan team bisa masuk semifinal," kata Pelatih Kepala Tim Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, di Paris, Senin (26/8) waktu setempat.
Islahuzzaman juga memastikan bahwa pasukannya dalam kondisi terbaik. Keputusan untuk memberangkatkan tim Boccia pada 5 Agustus 2024 lalu mempermudah proses adaptasi, baik dari segi cuaca maupun makanan.
"Kita memang baru masuk perkampungan atlet kemarin bersama kontingen besar. Tetapi, dengan datang lebih awal, itu sangat berpengaruh. Sekarang kita sudah siap bertanding," kata Islahuzzaman.
Inggris kemungkinan akan menjadi lawan terberat bagi Indonesia. Namun, raihan dua emas dan satu perak pada Montreal World Boccia Cup 2024 pada 29 April-5 Mei 2024 lalu menambah percaya diri tim Boccia Indonesia.
Baca Juga: Asian Para Games: Boccia Sumbang Satu Emas Satu Perunggu, Indonesia Di Posisi Kesembilan Klasemen
Menurut Islahuzzaman, di Paralimpiade Paris 2024 nanti atlet yang lebih siap akan keluar sebagai pemenangnya.
"Kita sudah saling bertemu di event-event sebelumnya. Selain itu kita juga sudah sama-sama tahu calon lawannya," jelasnya.
Boccia akan melangsungkan laga perdana pada 29 Agustus 2024. Felix Ardi Yudha yang turun di nomor individual BC 2 putra diyakini akan lolos fase grup dengan mudah.
Begitu pula dengan Gischa Zayana yang akan turun di nomor individual BC 2 putri. Namun, nasib serupa tidak didapatkan Muhammad Bintang Satria Herlangga.
"Grupnya Bintang yang agak berat, karena akan bertemu dengan atlet nomor satunya Jepang serta dari Malaysia," jelas Islahuzzaman.
Sementara itu, Felix Ardi Yudha memastikan kesiapannya bersua Kanada pada nomor individual BC 2 putra. Salah satu kunci kemenangannya nanti adalah tidak lengah.
"Sebelum ini kita sudah pernah bertemu (dengan Kanada). Alhamdulillah pernah menang, tetapi kita tidak boleh lengah," ucap Yudha.
Cabang olahraga Boccia akan melakukan technical meeting pada Rabu (28/8) dan pertandingan sudah mulai digelar pada Kamis (29/8).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







