Akurat

Mike Tyson Diingatkan Risiko Kematian Jika tetap Bertarung Lawan Youtuber Jake Paul

Leo Farhan | 6 Agustus 2024, 19:30 WIB
Mike Tyson Diingatkan Risiko Kematian Jika tetap Bertarung Lawan Youtuber Jake Paul

AKURAT.CO, Mantan juara tinju kelas berat tak terbantahkan, Mike Tyson, dijadwalkan bakal kembali naik ke atas ring untuk menghadapi Youtuber Jake Paul di Stadion AT&T, Texas, Amerika Serikat,  pada 15 November 2024

Mike Tyson naik ke atas ring bukan tanpa risiko. Mantan petinju berusia 58 tahun tersebut diperingatkan bahwa pertarungannya yang akan datang ini bisa menjadi "bencana" bagi kesehatannya.

Pasalnya, petinju berjuluk Si Leher Beton itu harus melawan petarung yang berusia 27 tahun atau terpaut 31 tahun dari usianya.

Baca Juga: Sempat Dirawat Paramedis di Pesawat, Mike Tyson Dilaporkan dalam Kondisi Baik

Jake Paul bahkan berada di puncak kebugaran tubuhnya dan telah aktif berkompetisi di tingkat profesional selama empat tahun terakhir. Sementara Mike Tyson belum lagi bertinju secara profesional sejak 2005.

Pakar kebugaran terkenal asal Inggris, Dave Hancock, memperingatkan Tyson bahwa pertarungannya melawan Jake Paul bisa sangat berbahaya.

"Namun secara fisik, sebagai seorang tenaga medis, saya rasa itu bisa menjadi bencana. Terutama pada usia tersebut, karena refleksnya berkurang, waktu reaksinya berkurang, dia tidak sebugar dulu," jelas Dave Hancock dikutip dari Talk Sports.

"Mungkin ada masalah kardiotoraks, masalah paru-paru, segala macam masalah yang akan Anda alami seiring bertambahnya usia. Anda juga tidak menjalani kehidupan yang sama seperti saat Anda masih rutin berlatih."

Baca Juga: Roy Jones Jr: Laga Mike Tyson vs Jake Paul Bukan Sebatas Pertarungan Eksibisi

Peringatan serupa juga diberikan oleh Dosen Kedokteran dari Universitas Anglia Ruskin, Stephen Hughes, yang menyebut Tyson bisa saja mengalami pendarahan otak yang berakibat fatal.

"Pada orang tua, otak cenderung kehilangan volume. Ini memperpanjang pembuluh darah penghubung dan membuatnya lebih rentan pecah," kata Hughes.

"Pendarahan dari pembuluh darah yang robek ini menyebabkan terkumpulnya darah yang menekan otak. Hal ini menyebabkan kebingungan, hilangnya kesadaran, cacat neurologis, dan dalam beberapa kasus kematian."

Hughes menambahkan bahwa Tyson juga berisiko lebih tinggi terkena beberapa kondisi jantung seperti aritmia (detak jantung tidak teratur), angina (berkurangnya aliran darah ke otot jantung), dan infark miokard (serangan jantung).

Pertarungan Tyson vs Paul awalnya direncanakan berlangsung pada tanggal 20 Juli 2024. Namun, laga tersebut ditunda empat bulan ketika Tyson dianggap tidak layak secara medis.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H