Akurat

Paralimpiade Paris: Kunjungi Latihan Panahan, CdM Minta Atlet tak Canggung di Pertandingan

Leo Farhan | 21 Juli 2024, 14:23 WIB
Paralimpiade Paris: Kunjungi Latihan Panahan, CdM Minta Atlet tak Canggung di Pertandingan
 
AKURAT.CO, Chef De Mission kontingen Indonesia untuk Paralimpiade Paris 2024, Reda Manthovani, terus memantau persiapan yang tengah dijalani pasukannya.
 
Salah satunya dengan menyambangi proses latihan Paralimpiade yang dilakukan cabang olahraga (cabor) para panahan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (20/7).
 
"Ini di latihan sudah digelar simulasi seperti ada di venue pertandingan yang asli," kata Reda melalui keterangan resminya seperti yang diterima Akurat.co, Sabtu (20/7).
 
 
"Semoga saat di Paris nantinya tidak canggung. Para atlet tidak demam panggung dan bisa menyesuaikan dengan iklim-nya juga."
 
Ini merupakan debut tim para panahan di Paralimpiade yang akan diwakili lima pemanah. Yakni Kholidin, Setiawan, Ken Swagumilang, Theodora Audi Ferelly Ayudia, dan Wahyu Retno Wulandari.
 
"Kami doakan teman-teman bisa menyumbangkan medali apapun itu," harapnya.
 
Paralimpiade Paris 2024 sendiri rencananya akan bergulir mulai 28 Agustus - 9 September 2024 mendatang. Tim para panahan akan berangkat lebih dulu ke Paris.
 
 
Hal ini sengaja dilakukan dengan tujuan agar para atlet bisa menyesuaikan diri dengan iklim dan cuaca.
 
Selain mengunjungi pemusatan latihan tim para panahan, Reda juga menyambangi latihan tim Boccia. Dalam kunjungannya CdM meminta para atlet bisa menjaga fokus dengan mematangkan mental dan strategi.
 
"Semoga di arena nanti para atlet bisa fokus untuk memenangi laga dan meraih medali. Mental dan strategi harus lebih mantang lagi sebelum kejuaraan. Tetap semangat dan fokus kuncinya," terangnya.
 
Sementara itu, Oelatih Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi, mengakui perkembangan persiapan timnya berjalan dengan baik. Dua kali tryout juga hasilnya sangat baik.
 
"Sebelumnya kami sudah menjalani berbagai level kejuaraan. Jadi anak-anak sudah punya gambaran kekuatan calon lawannya," kata Bram.
 
"Dari empat atlet kami tak ada beban target medali untuk mereka, kami fokuskan untuk bisa menang di setiap pertandingan saja."
 
Empat wakil Indonesia yang akan berjuang di cabor boccia adalah Gishca Zayana, Muhammad Afrizal Syafa, Felix Ardi Yudha, dan M bintang Satria Herlambang.
 
Felix yang turun sebagai salah satu perwakilan Indonesia di cabor Boccia menyampaikan bahwa persiapannya sejauh ini sudah masuk tahap akhir.
 
"Sudah 90 persen untuk menjalani pra kompetisi. Terkait teknis dan nonteknis sudah kami evaluasi. Kami akan berusaha lebih matang lagi," jelas Felix.
 
"Nanti di Paris saya turun di dua nomor, yakni di individu dan beregu. Persiapan khususnya hanya ke faktor mentalitas. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk negara."
 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

L
Reporter
Leo Farhan
H