AKURAT.CO, Nurul Akmal menjadi wakil Indonesia terakhir dari cabang olahraga (cabor) angkat besi yang berhasil mengamankan tiket Olimpiade Paris 2024.
Mendapat kesempatan tampil di Olimpiade untuk yang kedua kalinya, lifter berusia 31 tahun itu hanya bertekad bisa memberikan yang terbaik dari capaiannya pada Olimpiade Tokyo 2020 lalu.
"Pokoknya mau memberikan yang terbaik lagi dari (apa yang saya capai) dari Olimpiade 2020," kata Nurul saat ditemui di sela-sela latihan di Mess Kwini, Jakarta, Jumat (14/6).
Baca Juga: Lewat Jalur Realokasi, Nurul Akmal Atlet Indonesia ke-21 Amankan Tiket Olimpiade 2024 Paris"Targetnya cuma mau memberikan yang maksimal di Olimpiade kedua ini."
Saat tampil di Tokyo tiga tahun lalu, Nurul hanya mampu mendapatkan total angkatan seberat 256 kilogram dengan rincian 115 kilogram pada angkatan
snatch dan 141 kilogram pada angkatan
clean & jerk.
Capaiannya itu mengantarkan Nurul berada di urutan kelima dari 14 atlet yang turun di kelas +87 kilogram. Di mana medali emas mampu diamankan wakil China, Li Wenwen, dengan total angkatan 320 kilogram.
Emily Campbell dari Inggris mengekor di urutan kedua untuk medali perak dengan total angkatan 283 kilogram dibayangi wakil AS Sarah Robled di tempat ketiga dengan total angkatan 282 kilogram.
Datang sebagai "kuda hitam", Nurul hanya akan mencoba tampil lebih senang dan lebih
happy walau di punggungnya ada tanggung jawab besar untuk mengibarkan
Merah Putih di panggung dunia.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Lifter Nurul Akmal Genapkan Wakil Indonesia Jadi 10, Ketiga dari Angkat Besi"Tanggung jawabnya besar, apalagi lolos dengan keputusan dari IWF-nya. Pokoknya ingin memberikan lebih dari Olimpiade sebelumnya," katanya.
Kembali tampil di Olimpiade,
lifter putri asal Aceh itu menjadi atlet ke-21 yang mewakili Tim Indonesia di ajang pesta olahraga multi
event empat tahunan terbesar di dunia itu.
Tiket Olimpiade diamankan Nurul setelah Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) mengeluarkan rilis resmi. Nurul lolos setelah mendapat jatah realokasi tiket zona kontinental Asia.