Demi Olimpiade Paris, Lalu Zohri Kejar Minus 10 Detik di Tokyo Terbuka 19 Mei Nanti

AKURAT.CO, Sprinter terbaik Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, dijadwalkan akan turun di Tokyo Terbuka untuk mencari tiket ke Olimpiade Paris 2024. Di kejuaraan yang akan digelar di Tokyo, Jepang, Senin (19/5), itu, Zohri harus berlari di bawah sepuluh detik.
“Zohri akan bertanding lagi di Tokyo pada 19 Mei untuk mengejar tiket ke Olimpiade Paris,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Tigor Tanjung, sebagaimana dipetik dari Antara, Senin (13/5).
Menurut Tigor, Lalu Zohri diwajibkan mencapai waktu di bawah sepuluh detik sebagai syarat lolos ke Olimpiade Paris. Pelari asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, tersebut belum meraih catatan itu pada kualifikasi sebelumnya.
Baca Juga: Berbeda dengan KOI, PASI Sebut Zohri dan Odekta Masih Harus Ikut Kualifikasi Olimpiade Paris
Lalu Zohri baru saja turun di Kinami Michitaka Memorial Athletics Meet di Osaka, Jepang, Minggu (12/5). Dalam kesempatan yang juga merupakan ajang kualifikasi Olimpiade Paris itu Zohri hanya bisa mencatatkan waktu 10,37 detik.
“Posisi (catatan waktu) untuk lolos (ke Olimpiade Paris) masih jauh. Semoga tim bisa membuat kemajuan di kualifikasi selanjutnya,” kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Ria Lumintuarso.
Sebelum bertanding di Jepang, Zohri sudah melakukan latihan di pusat latihan atletik kelas dunia di Phoenix, Amerika Serikat. Latihan di Phoenix dilakukan karena juara dunia junior 2018 itu memang ditargetkan lolos ke Olimpiade Paris.
Baca Juga: Demi Olimpiade Paris, PASI Kirim Lalu Zohri ke Pusat Latihan Kelas Dunia di AS
Catatan yang diraih Zohri di Osaka akhir pekan lalu jauh dari catatan terbaiknya pada posisi 10,03 detik. Zohri mencapai waktu 10,03 detik pada kejuaraan yang juga digelar di Osaka pada 2019 yang meloloskannya ke Olimpiade Tokyo 2020.
PASI sendiri memproyeksikan Zohri dan pelari jarak jauh, Odekta Elvina Naibaho, untuk lolos ke Olimpiade Paris. Namun, dua atlet tersebut sejauh ini belum mencapai syarat catatan waktu yang diwajibkan untuk bisa berangkat ke Paris.
Pada saat yang sama, PASI tak hendak mengandalkan jatah wildcard untuk lolos ke Olimpiade Paris. Induk organisasi atletik Indonesia itu tetap berharap Zohri dan Odekta lolos melalui jalur kualifikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








