Berbeda dengan KOI, PASI Sebut Zohri dan Odekta Masih Harus Ikut Kualifikasi Olimpiade Paris

AKURAT.CO, Sekertaris Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Tigor Tanjung, menyebut bahwa dua atlet andalannya, Lalu Muhammad Zohri dan Odekta Elvina Naibaho, masih harus mengikuti kejuaraan untuk kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
“Saat ini, Odekta maupun Zohri masih fokus berjuang untuk mendapatkan tiket Olimpiade Paris 2024 melalui kualifikasi,” kata Tigor Tanjung sebagaimana dipetik dari Antara, Senin (1/4).
Pernyataan ini agak berbeda dari keterangan yang disampaikan oleh Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, beberapa waktu lalu. Oktohari menyebut bahwa Zohri dan Odekta dipastikan lolos ke Olimpiade Paris.
Baca Juga: Indonesia Sudah Loloskan 9 Atlet Ke Olimpiade Paris, KOI dan Kemenpora Belum Berani Bicara Target
Agaknya, Oktohari memaksudkan bahwa Zohri dan Odekta mendapatkan tiket melalui jatah wildcard. Sementara Tigor Tanjung mengatakan bahwa Zohri dan Odekta tak mengandalkan wildcard melainkan tetap melalui jalur kualifikasi.
“Wildcard diberikan untuk negara yang atletnya tidak lolos kualifikasi,” kata Tigor.
Odekta yang merupakan atlet nomor maraton putri akan tampil di Maraton Daegu, Korea Selatan, 7 April mendatang. Di kejuaraan itu, Odekta setidaknya harus finish dengan catatan waktu minimal 2 jam 26,50 menit sebagai syarat lolos ke Paris.
Sementara untuk Zohri tidak disebutkan secara pasti kejuaraan mana yang bakal diikuti juara dunia junior 2018 itu. PASI hanya mengatakan bahwa Zohri kemungkinan bertanding di Jepang, Korea, dan Taiwan.
Baca Juga: Lalu Zohri dan Odekta Naibaho Lolos ke Olimpiade Paris, Indonesia sudah Pastikan 9 Wakil
Untuk lari 100 meter yang merupakan nomornya Zohri, setiap atlet disyaratkan sekurang-kurangnya mencapai catatan waktu sepuluh detik untuk bisa tampil di olimpiade.
PASI juga memberikan persiapan khusus dengan mengirimkan atlet asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, itu berlatih ke kamp latihan kelas dunia di Atlanta, Amerika Serikat, ALTIS.
Indonesia sendiri sejauh ini sudah menempatkan tujuh atlet di Olimpiade Paris. Mereka tersebar di cabang menembak, panjat tebing, panahan, selancar, dan senam artistik.
Jumlah itu masih bisa bertambah melalui cabang bulutangkis, angkat besi, dan atletik yang masih punya sejumlah kejuaraan untuk mencari poin menuju Olimpiade Paris yang bakal digelar Juli-Agustus nanti.
Untuk cabang bulutangkis yang menjadi andalan, Indonesia diperkirakan bisa mengirim total enam atlet yang tersebar di lima sektor.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








