Asian Games: CdM Basuki Pimpin Parade Tim Indonesia, Karateka Ahmad Zigi Bawa Bendera

AKURAT.CO - Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Basuki Hadimuljono akan memimpin langsung defile Tim Merah Putih di upacara penutupan Asian Games Hangzhou 2022.
Selain Basuki, Tim Indonesia juga diwakili oleh atlet dan ofisial dari panahan, karate dan roller skate yang semuanya akan menggunakan seragam kontingen.
Pembawa bendera dipercayakan kepada Karateka Ahmad Zigi Zaresta Yuda, yang sangat senang bisa membawa bendera Merah Putih di defile upacara penutupan.
"Saya merasa sangat bangga banget bisa dipercaya menjadi flag beraer di closing ceremony. Ini merupakan kesempatan yang luar biasa," kata Zigi.
"Asian Games merupakan multievent terbesar kedua setelah Olimpiade jadi luar biasa banget. Bisa ada di sini sangat luar biasa."
Di Asian Games Hangzhou 2022, Tim Indonesia berhasil meraih tujuh medali emas, 11 medali perak dan 18 perunggu dengan total perolehan akhir 36 medali.
Koleksi tujuh medali di bawah target yang dicanangkan Tim Indonesia sebelum bertolak ke China. Tim Merah Putih sebelumnya menargetkan 12 medali emas.
Tujuh medali emas disumbangkan cabor menembak (2), balap sepeda disiplin BMX (1), wushu (1), panjat tebing (1), angkat besi (1) dan perahu naga (1).
Untuk medali perak berhasil diraih cabor perahu naga (4), sepak takraw (2), skateboard (1), panjat tebing (2) dan wushu (2).
Sedangkan medali perunggu dicapat cabor panahan (2), BMX (1), perahu naga (1), karate (1), rowing (3), sepak takraw (1), menembak (3), soft tenis (1), panjat tebing (2), tenis (1) dan wushu (2).
Dalam Asian Games kali ini, Tim Indonesia sendiri berkekuatan 413 atlet yang turun di 202 nomor pertandingan, 41 disiplin dan 30 cabang olahraga.
Tuan rumah China menempati peringkat teratas klasemen perolehan medali lewat 200 medali emas, 111 perak dan 71 perunggu.
Disusul Jepang, Korea, India dan Uzbekistan di urutan lima teratas negara dengan medali terbanyak.
Setelah Hangzhou, Nagoya, Jepang bakal menjadi tuan rumah Asian Games edisi ke-20 pada tahun 2026 mendatang.
Ini bakalan menjadi kali ketiga Jepang menggelar pesta olahraga terbesar se-Asia ini setelah sebelumnya melangsungkannya pada tahun 1958 dan 1994.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







