Asian Games: Panjat Tebing Tambah 2 Perak dari Speed Relay Putra dan Putri

AKURAT.CO - Pundi medali Indonesia di Asian Games Hangzhou 2022 terus bertambah. Kali ini dua medali perak berhasil disumbangkan tim panjat tebing Merah Putih.
Dua medali perak tersebut didapatkan pada nomor speed relay putra dan speed relay putri. Tampil di partai final, kedua wakil Indonesia itu harus kalah dari tuan rumah, China.
Kiromal Katibin, Rahmad Adi Mulyono dan Veddriq Leonardo harus mengakui ketangguhan wakil tuan rumah, Liang Zhang, Peng Wu dan Xinshang Wang.
Pada partai final melawan China ini, tim Indonesia harus didiskualifikasi lantaran melakukan false start. Membuat Merah-Putih gagal mendapatkan emas.
Sedangkan pada sektor putri, tim Indonesia yang diperkuat Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajjiah Sallsabillah dan Nurul Iqamah juga harus puas di tempat kedua, juga setelah takluk dari China.
Di laga puncak, Indonesia mampu memimpin lebih dulu lewat Desak dan Billa. Sayang, Nurul yang jadi pemanjat terakhir harus terpeleset saat menuju finis.
Indonesia menempati posisi runner-up setelah mencatatkan waktu 23,506 detik, atau terpaut sekitar dua detik dari China yang mencatatkan waktu tercepat 20,925 detik.
Sebelumnya, cabang olahraga (cabor) panjat tebing juga sudah lebih dulu menyumbangkan satu emas dan dua perunggu dari nomor speed perorangan.
Emas diraih Desak Made Rita, sementara perunggu masing-masing didapatkan Veddriq Leonardo dan Rajiah Sallsabillah.
Hasil ini tidak membuat Indonesia beranjak dari peringkat 12 klasemen sementara perolehan medali Asian Games Hangzhou 2022 dengan total 30 medali.
Namun, pundi medali Merah-Putih semakin bertambah menjadi enam emas, delapan perak dan 16 perunggu.
Indonesia juga berpeluang menambah medali lantaran ada beberapa cabor yang belum melangsungkan partai final.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang







