Pemantauan para atlet Pelatnas dilakukan oleh Wakil Ketua KOI, Ismail Ning dengan Komite Eksekutif KOi Indonesia, Wisnu Wardhana, yang juga merupakan Manager Tim Akuatik Indonesia, dan Sekretaris Jenderal Wijaya Noeradi.
Jelang tampil di pesta olahraga terbesar se-Asia yang berlangsung pada 23 September-8 Oktober 2023 itu, Ismail berharap Tim Nasional Akuatik Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk mencapai catatan waktu minimal kualifikasi Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga: Asian Games: Renang Targetkan Hapus Puasa Medali 33 TahunSebagai informasi, catatan waktu ketika tampil di Asian Games Hangzhou 2022 akan masuk dalam perhitungan kualifikasi Olimpiade Paris tahun depan.
"Renang terpacu pada
timing (waktu). Jadi saya harap para atlet bisa memanfaatkan kesempatan untuk mencapai
limit Olimpiade. Selain itu, kami juga meminta agar faktor-faktor nonteknis juga tetap diperhatikan," kata Ismail Ning.
"Kita memberi semangat kepada mereka, kita juga tahu sekarang ini sudah masuk masa pemantapan, sehingga saya yakin tim dan para pelatih sudah mempunyai teknik-teknik tersendiri untuk meningkatkan performa secara maksimal."
Ismail optimistis pasukan akuatik Indonesia bisa memberikan hasil yang terbaik. Berkaca pada beberapa gelaran yang sudah diikuti, secara keseluruhan momentum Tim Akuatik Indonesia terus membaik dan prestasinya kian meningkat.
Baca Juga: Asian Games: Tanpa Uji Coba, Siman Sudartawa Sulit Ukur Kekuatan Lawan"Terakhir di Kejuaraan Dunia Junior melalui penampilan Felix Viktor Iberle yang meraih medali emas. Ini salah satu momentum yang luar biasa," kata Ismail Ning.
Sebagai informasi, Tim Indonesia untuk Asian Games hangzhou 2023 akan dipimpin oleh CdM basuki Hadimuljoni. Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat itu akan memimpin kontingen berkekuatan 415 atlet dari 31 cabang olahraga.[]