Usai 29 Tahun Berdiri di Indonesia, Ini Alasan Ace Hardware Pamit dan Ganti Nama Baru!

AKURAT.CO Ace Hardware Tbk (ACE/ACES) merupakan perusahaan peritel yang menjadi bagian dari Kawan Lama Group dab baru-baru ini pamit meninggalkan bisnisnya setelah 29 tahun berdiri di Indonesia.
Lisensi perusahaan dengan ACE Hardware International Holdings, Ltd akan berakhir pada Desember 2024.
Dikutip berbagai sumber, Rabu (4/9/2024), pada 7 Juni 2024, PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menerima persetujuan pemegang saham dalam untuk mengubah namanya menjadi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI).
Ace Hardware yang tiba-tiba saja pemit dan berganti nama yaitu menjadi salah satu langkah strategis yang akan diambil Perseroan.
Baca Juga: Viral Dokter Spesialis Keluar dari RS Medistra karena Dugaan Larangan Hijab, Ini Respons Al-Qur'an!
"Hal ini sejalan dengan fokus dan rencana pengembangan bisnis Perseroan di masa mendatang untuk menjawab tren pasar dan preferensi konsumen yang terus berevolusi,” ujar Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S.Widjaja dalam keterbukaan informasi BEI, 27 Agustus 2024.
Ia menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menghadirkan berbagai inovasi barang dan jasa yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi hidup pelanggan Indonesia, bukan hanya perbaikan rumah.
“Perseroan optimistis dapat melangkah lebih jauh menciptakan pertumbuhan bisnis yang lebih relevan dan berkelanjutan, serta meningkatkan pengalaman berbelanja pelanggan menjadi sumber insporasi untuk kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Selain itu, perusahaan saat ini sedang mempersiapkan peluncuran identitas merek baru yang nantinya akan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kualitas dan pelayanan terbaik agar bisa tersedia untuk semua pelanggan pada awal tahun 2025.
Gregory sangat yakin bahwa keputusan ini akan memungkinkan perusahaan untuk mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dalam mempertahankan daya saing yang kuat di industri ritel.
“Kami sangat yakin bahwa persiapan matang yang sedang kami upayakan ini mampu mempertahankan posisi perusahaan sebagai pemimpin pasar, mempertahankan daya saing yang kuat di industry ritel, semakin relevan dengan kebutuhan setiap pelanggan, serta memberikan dampak positif yang lebih besar terhadap seluruh pemangku kepentingan,” kata dia
Perlu diketahui bahwa Ace Hardware International sudah berdiri sejak 1924, sebagai perusahaan waralaba produk rumah terbesar di dunia dengan lebih dari 5.800 toko di sekitar 60 negara.
Ace Hardware menawarkan mitra ritel internasional dengan basis merek yang diakui secara internasional, model bisnis yang menawarkan lokasi pasar, berbagai macam produk label pribadi yang eksklusif untuk pemegang lisensi merek Ace di wilayah mereka, dan jaringan distribusi global yang memungkinkan akses ke ribuan produk.
Sementara perusahaan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) memiliki kinerja keuangan yang baik pada semester pertama tahun 2024.
Seperti laba bersih perusahaan meningkat sebesar 21 persen menjadi Rp 366 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Untuk pendapatan bersih juga meningkat sebesar 14 persen menjadi Rp 4,1 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, perusahaan juga melihat peningkatan SSSG sebesar 10,7 persen.
Perusahaan itu juga membuka sepuluh toko pada awal semester kedua tahun 2024 dan masuk ke enam daerah baru: Banyuwangi, Garut, Banda Aceh, Tanjungpinang, Ternate, dan Palopo.
Saat ini, ACES memiliki 241 jaringan toko di 73 kota dan tersedia secara omni-channel melalui ruparupa.
Itulah alasan Ace Hardware memutuskan untuk pamit dan ganti nama merek agar bisa memulai kembali menjadi lebih baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



