Klarifikasi dan Permohonan Maaf Shakira Clash Of Champions Usai Sebut Kata Autis Saat Live: Aku Sangat Menyesal...

AKURAT.CO Para peserta Clash of Champions baru-baru ini menjadi pusat perhatian publik setelah potongan video live Sandy, Axel, dan Maxwell tersebar luas di media sosial.
Kejadian bermula ketika Shakira sedang berkumpul dengan peserta Clash of Champions lainnya.
Saat itu, Sandy, Maxwell, dan Axel sedang melakukan siaran langsung di media sosial mereka.
Shakira terdengar merasa kesal karena teman-temannya terlalu asyik dengan ponsel mereka dan ia merasa diabaikan.
Lebih lanjut, Shakira menegur ketiga temannya yang sedang live dengan menyebut mereka 'anak autis'.
Baca Juga: Perluas Pasar, SPSL Teken Nota Kesepahaman dengan 4 Perusahaan Logistik Internasional
"Eh kalian bisa gak kalau di depan aku bersosialisasi lah sama aku. Gak usah bersosialisasi sama handphone mulu. Emang ketemu sama aku 24 jam? Jangan kayak anak autis gitu, deh," ungkap Shakira.
Perkataan yang dilontarkan oleh Shakira ini langsung menimbulkan reaksi negatif di kalangan netizen yang merasa tersinggung.
Hal ini terjadi terutama karena Shakira saat ini sedang populer berkat kecerdasannya dalam menjawab pertanyaan, namun sikapnya ini membuatnya mendapatkan kritikan dari netizen.
Sementara itu, setelah ditegur, Maxwell, Axel, dan Sandy terlihat terkejut.
Ketiganya kemudian secara bersamaan menghentikan siaran langsung mereka tanpa banyak berkomentar kepada penggemar.
Di saluran media sosialnya, Shakira klarifikasi dan menyadari bahwa penggunaan kata 'autis' saat menegur teman-temannya adalah tidak tepat.
Baca Juga: Bagaimana Menyajikan Teks Deskripsi yang Baik Secara Lisan atau Tulisan?
Ia menuliskan bahwa 'autis' seharusnya tidak digunakan sebagai bahan lelucon atau hinaan, karena itu merupakan sebuah kondisi medis.
"Aku sadar bahwa menggunakan kata "autis" untuk menyebut orang lain itu sangat salah. Kata tersebut mengacu pada kondisi medis yang serius dan bukan untuk dijadikan bahan lelucon atau hinaan. Menggunakan kata tersebut dengan cara yang tidak tepat menunjukkan kurangnya empati dan pemahaman terhadap orang-orang yang hidup dengan kondisi tersebut," tulisnya dalam saluran WhatsApp.
Shakira kemudian meminta maaf atas penggunaan kata yang kurang tepat tersebut.
Dia menyadari kesalahannya dan menjadikannya sebagai pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam berbicara.
"Aku paham betul bahwa sebagai seorang calon dokter, aku seharusnya menjadi contoh dan harus lebih berhati-hati lagi dalam tutur kata dan perilaku. Tidak ada alasan yang bisa membenarkan perbuatan aku. Aku sangat menyesal dan ini menjadi pelajaran berharga bagi aku untuk lebih berhati-hati dalam berperilaku dan bertutur kata. Aku sungguh-sungguh meminta maaf dari lubuk hati aku yang terdalam. Aku berterima kasih kepada semua orang yang telah mengingatkan dan menegur aku dengan baik," sambung Shakira.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Prediksi Skor Bayern vs Arsenal 22 Oktober 2026: Duel Produktivitas dan Pertahanan
- 7Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja






