Fakta-fakta Remaja Nekat Melakukan Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu, Diduga Masalah Percintaan Anak Sekolah

AKURAT.CO Belakangan ini, masyarakat masih mencari tahu sejumlah fakta-fakta pembunuhan satu keluarga di Babulu yang diduga dilakukan oleh remaja laki-laki.
Dunia maya saat ini masih dihebohkan dengan fakta-fakta pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Selasa (6/2/2024).
Apalagi pelaku diketahui masih remaja dan bersekolah di SMK, namun sudah nekat melakukan pembunuhan satu keluarga yang terdiri dari lima orang.
Mengutip berbagai sumber, Kamis (8/2/2024), berikut ini fakta-fakta pembunuhan satu keluarga di Babulu yang sudah membuat warganet heboh beberapa hari ini.
Fakta-fakta Pembunuhan Satu Keluarga di Babulu
1. Pelaku pembunuhan masih remaja
Pembunhan satu keluarga di Babulu dilakukan remaja laki-laki yang masih menempuh pendidikan sebagai pelajar SMK yaitu Junaedi (JND).
Pelaku pembunuhan merupakan laki-laki kelahiran 2006 yang diduga nekat membantai keluarga kekasihnya.
Keluarga yang dibunuh itu adalah keluarga Waluyo yang terdiri dari Waluyo sebagai suami, Sri Winarsih adalah istrinya, kemudian ada ketiga anak mereka, RSJ (anak pertama), VD (anak kedua) dan SAD (anak ketiga) yang masih berusia 3 tahun.
2. Motif pembunuhan
Hasil investigasi Kepolisian Resor (Kapolres) Penajam Paser Utara, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Supriyanto, menjelaskan bahwa motif pembunuhan satu keluarga di Babulu diduga karena sakit hati dan dendam.
JND sendiri merupakan anak tetangga korban dan rumahnya tidak jauh dari rumah korban. Menurut keterangan keluarga, JND pernah menjlain hubungan asmara dengan RSJ, namun orang tua perempuan tidak merestuinya.
3. Pelaku sempat perkosa jasad anak pertama
Supriyanto juga membeberkan tindakan pelaku setelah membunuh kelima anggota keluarga, yaitu mendatangi jasad anak pertama RSJ dan memperkosanya.
Berdasarkan pengakuan pelaku, korban RSJ baru diperkosa setelah dibunuh dan meninggal. Maka dari itu, saat korban ditemukan sudah dalam kondisi setengah telanjang, hanya mengenakan baju.
4. Pelaku sempat mencuri uang dan ponsel korban
Setelah melakukan perbuatan tak senonoh terhadap anak pertama perempuan dan membunuh seluruh anggota keluarga, ternyata JND juga mengambil tiga buah ponsel dan uang tunai sebesar kurang lebih Rp300.000 dari korban.
Sebelum meninggalkan tempat kejadi perkara (TKP), JND kembali membacok ayah korban karena dilihat masih bergerak di depan pintu rumah.
Itulah beberapa fakta pembunuhan keji yang dilakukan oleh remaja laki-laki terhadap satu keluarga di Babulu yang saat ini diduga motif utamanya adalah sakit hati
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








