Ketika Gerobak PIK 2 Jadi Titik Awal Kebangkitan UMKM

AKURAT.CO Pembangunan kawasan kerap identik dengan gedung, jalan, dan infrastruktur megah. Namun di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, pembangunan juga menyentuh hal yang lebih sederhana: gerobak usaha.
Melalui program “UMKM BANGKIT”, PIK2 menyalurkan 42 unit gerobak kepada pelaku usaha mikro harian.
Program ini tak hanya menyasar pemberian bantuan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi komunitas lokal yang menjadi penyangga kawasan.
Secara nasional, UMKM terbukti menjadi bantalan ekonomi saat krisis. Ketika sektor besar melambat, usaha mikro tetap bergerak di level akar rumput. Namun tantangan mereka nyata: keterbatasan modal, fasilitas, dan akses pasar.
Restu Mahesa menegaskan, gerobak usaha adalah bagian dari upaya menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif.
“Mudah-mudahan apa yang kami berikan ini bisa menjadi penambah semangat buat bapak-bapak dan ibu-ibu semua pelaku UMKM di Kecamatan Teluknaga khususnya di Kabupaten Tangerang akan lebih maju lagi,” ucapnya.
General Manager Estate Management Stephen Bambang menegaskan program ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi dari akar rumput.
“Tujuannya CSR ini untuk UMKM ini agar membantu masyarakat bergerak ekonominya dan semakin mandiri,” ujarnya.
Baca Juga: Qatar Terbuka: Jannik Sinner Tampil Dominan di Laga Perdana, Siap Obati Luka Australia Terbuka
Bagi Ahmad Ayafi (45), pedagang bakso keliling, bantuan tersebut bukan sekadar simbol. Ia mengaku selama ini kesulitan bersaing karena tampilan gerobaknya kurang layak.
“Kadang orang ragu beli karena gerobaknya sudah kusam. Sekarang lebih bersih dan tertata. Saya jadi lebih percaya diri,” katanya.
Ahmad menyebut dalam dua pekan pertama setelah menerima gerobak baru, pendapatannya naik sekitar 20 persen. “Bisa tambah untuk nabung sekolah anak,” ujarnya.
Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi tak selalu memerlukan intervensi rumit.
Sarana yang tepat, di tangan yang tepat, mampu menggerakkan ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang kerja baru di sekitarnya.
Langkah CSR PIK2 memperlihatkan bahwa pembangunan berkelanjutan bukan sekadar pertumbuhan fisik kawasan, melainkan bagaimana manfaatnya dirasakan oleh masyarakat yang tinggal dan bekerja di dalamnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







