IWIP Perkuat UMKM di Maluku Utara, Dorong Ekonomi Berkelanjutan

AKURAT.CO PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) mengambil langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dengan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di Maluku Utara.
Melalui langkah ini, IWIP berupaya untuk meningkatkan kemandirian pelaku usaha lokal, menciptakan peluang ekonomi baru, dan mendorong pemerataan kesejahteraan di masyarakat.
Sejak 2021, IWIP telah menjalin kemitraan dengan berbagai UMKM di sejumlah sektor, antara lain pengadaan bahan makanan, pakaian kerja dan peralatan kerja, bahan bakar minyak (BBM), gas industri, jasa perawatan dan perbaikan, pengolahan kayu, jasa transportasi dan akomodasi, serta distribusi obat-obatan.
Hingga awal 2025, nilai total kerja sama ini telah mencapai Rp3,5 triliun.
Langkah ini sejalan dengan Peraturan Menteri Investasi/Kepala BKPM Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kemitraan di Bidang Penanaman Modal Antara Usaha Besar dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Daerah.
General Manager External Relations IWIP, Yudhi Santoso, menyampaikan, keterlibatan UMKM dalam rantai pasok memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat, khususnya dalam hal penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan penguatan kemandirian ekonomi lokal.
Baca Juga: BIL Fest 2025: Perayaan Literasi dari Banyumas untuk Negeri
“UMKM menjadi pendongkrak perekonomian. Karena itu, IWIP hadir dan aktif mendukung pertumbuhan UMKM, baik di Kawasan Industri Weda Bay hingga Maluku Utara. Kami juga mengoptimalkan peran UMKM melalui penyediaan kawasan khusus, membuka peluang perdagangan yang lebih luas,” ujarnya, Jumat (20/6/2025).
IWIP juga menjalin kemitraan di sektor lingkungan dan budaya dengan berkolaborasi bersama kelompok masyarakat Mangrove Lestari di Desa Kobe, Kecamatan Weda Tengah.
Kemitraan berupa program rehabilitasi ekosistem mangrove ini tidak hanya bertujuan untuk melestarikan lingkungan pesisir, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru melalui pengolahan hasil mangrove, pengembangan wisata edukatif, serta ekowisata berbasis komunitas.
Salah satu tenant di IWIP, Weda Bay Nickel (WBN) juga turut memberi dukungan terhadap pelestarian budaya lewat kerja sama dengan sanggar budaya Faisa untuk pelestarian alat musik tradisional Bambu Tada.
Inisiatif ini membuka ruang bagi UMKM seni dan budaya untuk berkembang melalui kegiatan kreatif berbasis warisan lokal.
Atas kontribusinya di bidang sosial budaya, lingkungan dan ekonomi, IWIP dan WBN memperoleh penghargaan dalam ajang Anugerah & Sertifikasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) UMKM 2025 yang digelar La Tofi School of Social Responsibility.
IWIP meraih penghargaan untuk kategori Pengembangan UMKM Lingkungan, sementara WBN diapresiasi atas upayanya melestarikan budaya melalui pemberdayaan UMKM kebudayaan.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta pada 21 Mei 2025, dihadiri oleh 15 perusahaan dari berbagai sektor industri di Indonesia.
Selain program UMKM, berbagai upaya tersebut terus dilakukan PT IWIP untuk mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kontribusi positif dalam berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang telah dijalankan sejak 2018.
Dengan fokus pada lima pilar utama—pendidikan, sosial budaya & lingkungan, infrastruktur, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi Masyarakat lokal—perusahaan berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar dan mendorong kemajuan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







