BUMA Usung Model Holding Profesional dan Mandiri
Demi Ermansyah | 30 April 2025, 22:22 WIB

AKURAT.CO Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) resmi meluncurkan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA), sebuah holding company strategis yang dirancang sebagai entitas profesional dan mandiri.
BUMA bukan hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi GP Ansor, tetapi juga membuka peluang kolaborasi luas bagi masyarakat umum, termasuk pelaku UMKM dan BUMDes.
Menurut CEO BUMA, Firmana Tri Andika, badan usaha ini dirancang untuk berdiri secara independen dan dikelola oleh jajaran direksi profesional, sementara posisi komisaris diisi oleh pengurus pusat GP Ansor.
"Kami ingin BUMA bekerja tanpa intervensi, baik dari pimpinan pusat maupun dari pihak luar. Sebuah entitas mandiri yang akan beroperasi secara profesional dan penuh integritas,” jelas Dika kepada Akurat.co usai peluncuran BUMA di Jalan Percetakan Negara, Jakarta, Rabu (30/4/2025).
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, BUMA membuka peluang bagi masyarakat umum untuk ikut bermitra. “Kami tidak membatasi hanya untuk kader Ansor. Masyarakat umum pun bisa membawa proyek, berbagi peran, dan menikmati skema profit sharing yang kami rancang,” katanya.
Tak hanya itu saja, lanjut Dika, UMKM serta BUMDes di daerah akan menjadi mitra strategis. "Intinya kami tidak ingin bersaing, melainkan merangkul. Terutama karena banyak UMKM di daerah itu dijalankan oleh kader Ansor sendiri,” tambahnya.
Oleg karena itu, tambahnya, ke depan BUMA berencana meluncurkan aplikasi digital yang membantu UMKM mengatur laporan keuangan, mengurus perizinan, hingga sertifikasi produk.
"Tentunya melalui aplikasi ini,nantinya akan menjadi ekosistem digital yang mempermudah UMKM untuk naik kelas. Bukan hanya untuk kader Ansor, tapi juga untuk masyarakat luas,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









