Ramadan 2025, Komisi VII Minta Pemerintah Lebih Aktif Fasilitasi UMKM

AKURAT.CO Bulan Ramadan selalu menjadi momen spesial bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sayangnya, tidak semua dari mereka memiliki akses pasar yang luas.
Karena itu, Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, meminta pemerintah untuk lebih aktif memfasilitasi UMKM dengan menyediakan bazar dan pasar murah selama bulan suci ini.
"Kalau ada bazar, UMKM lebih mudah menjual produknya. Masyarakat juga senang karena bisa belanja kebutuhan Ramadhan dengan harga lebih terjangkau," kata Saleh di Jakarta, Sabtu (1/3/2025).
Baca Juga: Kredit UMKM Bank Mandiri 2024 Meningkat, Wujud Ekonomi Kerakyatan
Menurutnya, bazar Ramadan sangat penting karena bisa menjadi wadah bagi UMKM untuk memasarkan produk secara langsung kepada masyarakat.
Selain itu, bazar juga bisa meningkatkan daya beli masyarakat dengan menyediakan berbagai kebutuhan khas Ramadan, seperti makanan, minuman, pakaian, perlengkapan ibadah, dan oleh-oleh Lebaran.
"Bayangkan kalau semua kabupaten dan kota punya bazar Ramadan. Pasti bakal ramai dan diminati yang penting, pemerintah harus siap memfasilitasi," tambahnya.
Saleh juga menyoroti pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam menyelenggarakan bazar Ramadan.
Selain memberikan izin dan tempat strategis, pemerintah juga diharapkan membantu promosi dan memastikan harga tetap stabil.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar pihak keamanan seperti Satpol PP dan aparat kepolisian ikut serta dalam menjaga ketertiban di lokasi bazar.
Dengan demikian, masyarakat bisa berbelanja dengan nyaman tanpa khawatir akan keramaian yang tidak terkendali.
"Kalau bazar ditata dengan baik, ekonomi di daerah pasti ikut bergerak. Para pedagang untung, masyarakat senang, dan uang berputar lebih banyak," tegasnya.
Selain bazar, Saleh juga mengusulkan agar pemerintah menyediakan lebih banyak program pasar murah selama Ramadan. Dengan begitu, masyarakat berpenghasilan rendah tetap bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih bersahabat.
"Bazar dan pasar murah ini solusi win-win. Pedagang dapat pelanggan, masyarakat bisa belanja lebih hemat," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan








