Akurat

Indonesia Siap Perluas Pasar UMKM ke Malaysia dan Brunei

Ainur Rahman | 7 Februari 2025, 22:15 WIB
Indonesia Siap Perluas Pasar UMKM ke Malaysia dan Brunei
AKURAT.CO Pemerintah Indonesia terus mendorong para pelaku UMKM agar bisa bersaing di kancah internasional.
 
Salah satu langkah strategisnya adalah memperluas pasar ke Malaysia dan Brunei. 
 
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan bahwa perluasan pola kemitraan ini bisa membuka peluang baru bagi produk-produk lokal untuk dikenal di luar negeri.  
 
Maman menyampaikan hal ini saat menerima Deputy Tourism, Creative Industry and Performing Arts Minister of Sarawak, Datuk Snowdan Lawan, di Gedung SMESCO Indonesia, Jakarta, Jumat (7/2/2025). 
 
 
Menurutnya, potensi UMKM Indonesia sangat besar dan harus terus didorong agar bisa memasuki pasar regional.  
 
"Kami berharap kunjungan ini bisa membuka akses pasar baru bagi UMKM kita, khususnya ke Serawak dan Kuching di Malaysia, bahkan sampai ke Brunei," ujar Maman.  
 
Untuk merealisasikan ekspansi ini, pemerintah saat ini tengah melakukan pemetaan UMKM yang potensial agar bisa menjalin kemitraan dengan pasar luar negeri.  
 
"Kami sedang memetakan sektor mana saja yang siap untuk ekspansi. Harapannya, kerja sama ini bisa membawa manfaat bagi UMKM Indonesia maupun Malaysia," tambahnya.  
 
 
Senada dengan Maman, Wakil Menteri UMKM, Helvi Moraza juga menegaskan bahwa strategi ekspansi ini akan disinergikan dengan kementerian lain, seperti Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Perdagangan.  
 
"Kami ingin memastikan bahwa program ekspansi ini tidak berjalan sendiri, tetapi ada dukungan dari berbagai pihak agar UMKM kita bisa benar-benar berkembang di pasar global," jelasnya.  
 
Sementara itu, Deputy Tourism, Creative Industry and Performing Arts Minister of Sarawak, Datuk Snowdan Lawan, menyatakan ketertarikannya terhadap industri kreatif Indonesia.
 
 
Setelah menghadiri pameran Inacraft, ia mengaku kagum dengan kualitas produk UMKM Indonesia dan ingin belajar bagaimana industri kreatif bisa berkembang pesat di Tanah Air.  
 
"Kami ingin mempelajari bagaimana Indonesia membangun industri kreatif yang kuat. Kerja sama ini bisa menjadi langkah awal untuk berbagi pengalaman," ungkapnya.  
 
Snowdan juga berharap, kerja sama ini bisa berlanjut dalam ajang TEE.F.DEE yang akan digelar pada Agustus 2025 mendatang.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.