Akurat Logo

Dari Penyediaan Art Supplies hingga Terjun ke Ekosistem: Kenapa MR.D.I.Y. Masuk ke Dunia Seni?

Idham Nur Indrajaya | 7 Oktober 2026, 19:30 WIB
Dari Penyediaan Art Supplies hingga Terjun ke Ekosistem: Kenapa MR.D.I.Y. Masuk ke Dunia Seni?
Dari art supplies hingga kompetisi dan pameran, ini alasan MR.D.I.Y. mulai memperluas keterlibatannya di dunia seni. - dok. MR.D.I.Y.

AKURAT.CO Perusahaan retail biasanya dikenal dari produk yang dijual. Namun, MR.D.I.Y. mulai membawa salah satu kategorinya, yakni art supplies, ke ruang yang lebih luas: kompetisi seni, pameran, hingga pertemuan langsung antara karya seniman dan publik.

Langkah tersebut terlihat melalui MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 yang mempertemukan seniman dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Kompetisi bertema “Strength & Resilience” ini diikuti hampir 2.500 peserta dari tiga negara, dengan 18 karya terpilih untuk mewakili masing-masing negara di tingkat regional.

Bagi MR.D.I.Y., keterlibatan dalam seni memiliki hubungan dengan bisnis yang sudah dijalankan. Senior Brand and Digital Manager MR.D.I.Y. Indonesia, Andaru Satyapradana, mengatakan perusahaan memiliki lebih dari 18 kategori produk dan art supplies menjadi salah satu kategori yang populer.

“Dari art supplies ini, kami melihat ada ruang untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengekspresikan dirinya melalui karya seni,” kata Andaru.

Pernyataan tersebut menarik karena menunjukkan bahwa art supplies tidak hanya diposisikan sebagai barang yang tersedia di rak toko. Dari kategori produk tersebut, MR.D.I.Y. kemudian ikut menciptakan ruang bagi orang untuk menggunakan, memperlihatkan, dan mengapresiasi karya seni.

Dari Art Supplies ke Dunia Seni, Apa Hubungannya?

Hubungan antara art supplies dan aktivitas seni sebenarnya cukup langsung. Pensil, cat, kanvas, kuas, alat kerajinan, dan berbagai perlengkapan lainnya merupakan perangkat yang memungkinkan seseorang menghasilkan karya.

Namun, menjual perangkat tersebut dan menyelenggarakan kompetisi seni merupakan dua bentuk keterlibatan yang berbeda.

Pada titik inilah langkah MR.D.I.Y. menjadi menarik. Perusahaan tidak hanya berbicara mengenai produk yang digunakan untuk membuat karya, tetapi juga menyediakan panggung bagi orang yang menghasilkan karya tersebut.

Baca Juga: MR.D.I.Y. Perluas Peran, Tak Sekadar Toko Perkakas tapi Jadi Panggung Kreativitas

Baca Juga: Daya Beli Masih Tertekan, Laba MR.D.I.Y. Indonesia Justru Naik 16,4 Persen karena Faktor Ini

Andaru mengatakan komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya MR.D.I.Y. memberikan dampak positif kepada masyarakat.

“Secara bisnis sendiri, kami memiliki lebih dari 18 kategori produk. Salah satunya yang paling populer adalah art supplies,” ujarnya dalam acara pengumuman pemenang M.R.D.I.Y. Regional Art Competition 2026 di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.

Art supplies dengan demikian menjadi semacam titik temu antara aktivitas bisnis dan kreativitas. Produk berada di sisi awal proses, sedangkan kompetisi dan pameran berada di sisi lain yang memperlihatkan apa yang dapat lahir dari penggunaan produk-produk tersebut.

Ini tidak otomatis berarti kompetisi tersebut dibuat untuk meningkatkan penjualan art supplies. Tidak ada pernyataan dari MR.D.I.Y. yang menyebut demikian. Namun, keterkaitan keduanya tetap menarik untuk dilihat karena menunjukkan bagaimana sebuah kategori retail dapat berkembang menjadi aktivitas yang lebih dekat dengan komunitas kreatif.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.