Apa Itu BBM Subsidi dan Siapa yang Berhak Menggunakannya? Ini Penjelasannya

AKURAT.CO BBM subsidi menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan karena berkaitan dengan harga bahan bakar dan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Pemerintah memberikan dukungan terhadap harga BBM tertentu agar biaya energi tetap terjangkau sekaligus membantu sektor dan kelompok masyarakat yang menjadi sasaran.
Namun, tidak semua jenis BBM yang mendapat dukungan pemerintah memiliki status yang sama.
Biosolar termasuk BBM bersubsidi, sedangkan Pertalite merupakan BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang mendapatkan kompensasi pemerintah.
Baca Juga: Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
Lantas, apa perbedaan keduanya dan siapa saja yang berhak menggunakannya?
Apa Itu BBM Subsidi?
BBM subsidi adalah bahan bakar minyak yang harganya mendapat bantuan dari pemerintah sehingga masyarakat dapat membelinya dengan harga lebih rendah dibandingkan harga keekonomian atau harga yang seharusnya berlaku.
Di Indonesia, BBM subsidi ditujukan untuk membantu kelompok masyarakat dan sektor tertentu agar biaya energi tetap terjangkau.
Namun, tidak semua orang atau kendaraan otomatis berhak menggunakannya.
Ada ketentuan mengenai jenis BBM, konsumen, dan penggunaan yang perlu diperhatikan agar penyalurannya tepat sasaran.
Jenis BBM Subsidi di Indonesia
1. Pertalite
Bensin RON 90 yang banyak digunakan untuk kendaraan bermotor. Penyalurannya diatur agar sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Baca Juga: TNI-Polri Harus Perkuat Mitigasi Tekan Kasus Pemambakan KKB di Papua
2. Biosolar
Bahan bakar diesel yang mendapatkan subsidi dan terutama ditujukan untuk mendukung kebutuhan transportasi, usaha, serta sektor tertentu sesuai aturan.
Siapa yang Berhak Menggunakan BBM Subsidi?
Kalau dijelaskan secara sederhana, BBM subsidi ditujukan untuk konsumen tertentu yang memang memenuhi ketentuan pemerintah, bukan semata-mata berdasarkan jenis kendaraan.
Untuk Biosolar, aturan pemerintah menetapkan beberapa kelompok konsumen yang dapat menggunakan BBM jenis tertentu (JBT), antara lain:
Transportasi darat, termasuk kendaraan angkutan yang memenuhi ketentuan.
Transportasi air, seperti kapal atau perahu yang memenuhi persyaratan.
Usaha pertanian, untuk kegiatan pertanian tertentu.
Usaha perikanan, termasuk nelayan yang memenuhi ketentuan.
Usaha mikro/UMKM, sesuai kategori dan persyaratan yang ditetapkan.
Pelayanan umum atau pemerintah, untuk kendaraan atau kegiatan yang termasuk dalam ketentuan.
Sementara itu, Pertalite perlu dibedakan dari BBM subsidi secara istilah.
Pertalite saat ini dikategorikan sebagai Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang mendapatkan kompensasi pemerintah, bukan subsidi langsung seperti Biosolar.
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan BBM subsidi?
BBM subsidi adalah bahan bakar yang mendapatkan dukungan pemerintah sehingga harga atau biaya yang ditanggung konsumen dapat lebih terjangkau. Penyalurannya diatur agar manfaatnya diterima oleh kelompok dan sektor yang menjadi sasaran.
2. Apa saja jenis BBM subsidi di Indonesia?
Biosolar merupakan salah satu BBM yang mendapatkan subsidi pemerintah. Sementara itu, Pertalite termasuk BBM Khusus Penugasan (JBKP) yang mendapatkan kompensasi dari pemerintah.
3. Siapa yang berhak menggunakan Biosolar?
Biosolar diperuntukkan bagi konsumen dan sektor tertentu yang memenuhi ketentuan pemerintah, seperti transportasi darat dan air, usaha pertanian, usaha perikanan, usaha mikro, serta pelayanan umum tertentu.
4. Apakah semua kendaraan boleh menggunakan BBM subsidi?
Tidak selalu. Penggunaan BBM yang mendapatkan subsidi atau kompensasi mengikuti ketentuan pemerintah mengenai jenis konsumen, kendaraan, sektor usaha, dan peruntukannya.
5. Apakah Pertalite termasuk BBM subsidi?
Pertalite sering disebut BBM subsidi dalam percakapan sehari-hari. Namun, secara kebijakan Pertalite dikategorikan sebagai JBKP yang mendapatkan kompensasi pemerintah, sehingga berbeda dengan BBM subsidi seperti Biosolar.
Kesimpulan
BBM subsidi merupakan bahan bakar yang mendapatkan dukungan pemerintah untuk menjaga keterjangkauan energi bagi masyarakat dan sektor tertentu.
Dalam pembahasannya, Biosolar dan Pertalite perlu dibedakan karena memiliki status kebijakan yang berbeda.
Biosolar merupakan BBM bersubsidi, sedangkan Pertalite termasuk JBKP yang mendapatkan kompensasi pemerintah.
Penggunaan BBM yang mendapatkan dukungan pemerintah juga tidak otomatis berlaku untuk semua konsumen.
Ada ketentuan mengenai jenis kendaraan, konsumen, sektor usaha, serta peruntukannya. Karena itu, masyarakat perlu memahami aturan yang berlaku agar penggunaan BBM tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 4Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 7Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag


