Kalender Jawa 16 Maret 2026: Weton Senin Pahing, Pasaran dan Sifatnya

AKURAT.CO Kalender Jawa 16 Maret 2026 penting diketahui oleh masyarakat yang masih menggunakan penanggalan Jawa untuk menentukan hari baik maupun memahami karakter seseorang berdasarkan weton kelahirannya.
Dalam tradisi Jawa, kombinasi antara hari dalam sepekan dan pasaran dipercaya memiliki makna tersendiri dalam kehidupan. Pada kalender Jawa hari ini 16 Maret 2026, bertepatan dengan weton Senin Pahing.
Weton ini memiliki neptu tertentu yang diyakini mencerminkan watak, sifat, serta potensi rezeki seseorang menurut perhitungan tradisional Jawa.
Kalender Jawa 16 Maret 2026
Baca Juga: Kalender Jawa 14 Maret 2026: Cek Weton Hari Ini Sabtu Kliwon dan Wataknya
Berikut rincian kalender Jawa 16 Maret 2026 berdasarkan beberapa sistem penanggalan:
Kalender Masehi: 16 Maret 2026
Hari: Senin
Pasaran Jawa: Pahing
Weton: Senin Pahing
Kalender Jawa: 27 Poso 1959
Kalender Hijriah: 26 Ramadan 1447 H
Dalam sistem penanggalan Jawa, satu hari merupakan gabungan antara Saptawara yaitu tujuh hari dalam sepekan dan Pancawara yaitu lima hari pasaran yang terdiri dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon.
Perpaduan dua siklus ini menghasilkan weton yang sering digunakan masyarakat Jawa untuk menentukan hari baik, seperti pernikahan, pindah rumah, hingga acara adat.
Watak Weton Senin Pahing dalam Kalender Jawa
Weton Senin Pahing memiliki jumlah neptu 13 yang berasal dari nilai hari Senin sebesar 4 dan nilai pasaran Pahing sebesar 9.
Orang yang lahir pada weton ini dikenal memiliki karakter tegas dan tidak mudah terpengaruh oleh pendapat orang lain. Mereka cenderung memiliki prinsip kuat serta berani menyampaikan apa yang diyakini benar.
Baca Juga: Kalender Jawa 13 Maret 2026: Watak Weton Jumat Wage dan Peruntungannya
Selain itu, pemilik weton Senin Pahing juga dikenal memiliki sifat berikut:
Tegas dalam berpendapat
Jujur dan memiliki empati tinggi
Memiliki cita-cita besar
Rajin bekerja dan tidak boros
Namun di balik ketegasan tersebut, mereka juga dikenal memiliki hati yang sensitif. Perasaan yang halus membuat mereka mudah tersentuh oleh ucapan atau tindakan orang lain sehingga perlu belajar mengendalikan emosi agar tidak mudah terbawa perasaan.
Penjelasan Sistem Kalender Jawa
Kalender Jawa merupakan sistem penanggalan yang masih digunakan oleh sebagian masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah Jawa. Sistem ini memiliki kemiripan dengan kalender Hijriah karena sama-sama menggunakan peredaran bulan atau lunar.
Perbedaannya terletak pada pergantian hari. Dalam kalender Jawa, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam atau setelah waktu magrib, bukan pada pukul 00.00 seperti kalender Masehi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







