Apa Itu Denial? Simak Arti dan Makna yang Mudah Dipahami

AKURAT.CO Denial adalah kondisi psikologis di mana seseorang secara tidak sadar menolak menerima kenyataan yang sulit atau menyakitkan untuk dihadapi.
Sikap ini berfungsi sebagai mekanisme pertahanan diri agar terhindar dari stres dan trauma emosional sementara waktu.
Namun, jika denial berlangsung lama, hal ini bisa menghambat proses penyembuhan dan pengambilan keputusan yang sehat.
Apa Itu Denial?
Denial secara harfiah berarti penyangkalan atau penolakan terhadap sesuatu.
Dalam psikologi, denial adalah bentuk mekanisme coping di mana seseorang menolak mengakui fakta yang menyakitkan atau menegaskan realitas yang tidak menyenangkan agar terlindungi dari tekanan emosional.
Misalnya, seseorang yang baru menerima kabar buruk sering kali menyangkal kenyataan tersebut pada awalnya.
Ciri-ciri Denial
-
Mengabaikan fakta atau kenyataan yang ada
-
Menolak mendengar atau menerima informasi yang jelas
-
Mencari pembenaran atas kondisi yang sebenarnya salah
-
Menghindari diskusi tentang masalah yang sulit
-
Menyalahkan orang lain atau faktor luar untuk masalah yang dihadapi
Penyebab Denial
Denial bisa dipicu oleh trauma emosional, ketakutan terhadap perubahan, stres yang berlebihan, atau kurangnya dukungan sosial.
Hal ini merupakan respon alami otak untuk melindungi diri ketika menghadapi situasi yang terlalu sulit diterima secara langsung.
Dampak dan Cara Mengatasi
Meski denial dapat memberikan waktu bagi seseorang untuk beradaptasi, jika dibiarkan terlalu lama, dampaknya dapat menyulitkan dalam menyelesaikan masalah dan memperburuk kondisi psikologis.
Cara mengatasi denial termasuk meningkatkan kesadaran diri, mencari dukungan dari orang terdekat, dan mendapatkan bantuan profesional jika diperlukan.
Dengan memahami arti dan makna denial, kita bisa mengenali sikap ini pada diri sendiri maupun orang lain, sehingga dapat mengambil langkah tepat untuk menghadapi kenyataan secara sehat dan konstruktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





