Hari Baik Menurut Kalender Jawa: Cocokkah untuk Menikah, Pindah Rumah, atau Buka Usaha?

AKURAT.CO Kalender Jawa bukan hanya penanda waktu, tapi juga sarat makna filosofis dan spiritual.
Banyak orang Jawa hingga kini masih mempercayai bahwa memilih hari baik (dino becik) untuk berbagai kegiatan penting seperti menikah, pindah rumah, atau memulai usaha bisa membawa kelancaran, berkah, dan menjauhkan dari kesialan.
Kenapa Harus Memilih Hari Baik?
Baca Juga: Kalender Jawa Jumat Legi 18 Juli 2025: Arti Weton, Pangarasan, dan Pancasuda
Dalam tradisi Jawa, setiap hari dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon) memiliki nilai neptu atau angka tertentu.
Kombinasi hari dan pasaran dalam penanggalan Jawa akan menentukan apakah suatu hari dianggap “baik” atau “tidak baik” untuk suatu kegiatan. Prinsip ini disebut Primbon Jawa.
Hari Baik untuk Menikah
Pasangan yang ingin menikah biasanya akan mencari weton yang cocok, dengan mempertimbangkan hari lahir kedua calon mempelai serta hari pernikahan.
Beberapa kombinasi hari yang dianggap baik untuk menikah adalah:
- Rabu Legi
- Jumat Kliwon
- Minggu Pahing
Hari-hari ini dipercaya membawa keharmonisan dan langgeng dalam rumah tangga.
Baca Juga: Kalender Jawa Kamis Legi 3 Juli 2025: Hari Baik untuk Bekerja, Hindari Bepergian Jauh
Hari Baik untuk Pindah Rumah
Pindahan rumah dalam budaya Jawa tak bisa sembarangan. Beberapa hari dianggap membawa kesialan jika dipilih untuk pindahan.
Namun ada juga yang dipercaya mendatangkan rezeki dan ketenteraman di tempat tinggal baru, misalnya:
- Selasa Wage
- Kamis Legi
- Sabtu Pon
Biasanya proses pindah rumah juga disertai dengan ritual selamatan kecil sebagai bentuk permohonan keselamatan.
Hari Baik Memulai Usaha
Kalender Jawa juga sering dijadikan acuan saat akan membuka toko, warung, atau memulai proyek baru. Hari-hari yang dinilai penuh hoki antara lain:
- Senin Pahing
- Kamis Kliwon
- Jumat Pon
Hari-hari ini dipercaya memberikan kelancaran, cepat dapat pelanggan, dan mudah berkembang.
Tips Memilih Hari Baik dari Kalender Jawa
- Cek Weton Pribadi
- Lihat Pasaran dan Wuku
- Hindari Hari Naas
Memilih hari baik menurut Kalender Jawa adalah bentuk kehati-hatian dan penghormatan terhadap kearifan lokal.
Meski tak wajib diikuti, banyak yang percaya hasilnya bisa terasa dalam kehidupan nyata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 7Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







