Akurat

WNDR Skateboarding Luncurkan Kolaborasi Seni Grafis di Akhir 2024

Arief Rachman | 9 Desember 2024, 15:40 WIB
WNDR Skateboarding Luncurkan Kolaborasi Seni Grafis di Akhir 2024

AKURAT.CO Industri skateboard dan desain grafis terus berjalan beriringan sepanjang sejarahnya.

Jika biasanya desain skateboard mencerminkan karakter pemain profesional atau menonjolkan merek, WNDR Skateboarding, jenama papan luncur asal Jakarta, menghadirkan pendekatan berbeda dengan menggandeng dua seniman muda Indonesia untuk merancang desain unik pada papan skateboard edisi terbaru mereka.

Kolaborasi ini melahirkan tiga edisi skateboard yang diluncurkan di Narabe Coffee and Gallery, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2024).

Edisi pertama hasil kolaborasi dengan Alfaz Syam dari studio seni BUTTON NETWORK, menampilkan desain bertema WNDR LOSE CONTROL.

Skateboard ini dihiasi grafis keyboard komputer dengan tombol CTRL yang hilang, menyimbolkan kehilangan kendali—sebuah analogi penting dalam dunia skateboard.

Selain skateboard, desain ini hadir dalam produk kaus bertuliskan CTRL IS YOURS dengan sablon high-density plastisol, menyerupai tombol nyata.

“Tombol CTRL yang hilang ada dalam diri masing-masing individu,” ungkap Alfaz, Senin (9/12/2024).

Baca Juga: Polemik Pemilihan Ketum PMI: Agung Laksono Soroti Proses Munas

Dikenal dengan karya yang mengangkat isu keberlanjutan, Alfaz telah mengolah keyboard bekas menjadi elemen seni yang menarik perhatian, termasuk saat berkolaborasi dengan Lamborghini untuk instalasi ulang tahun ke-50 merek tersebut.

Edisi kedua hasil kolaborasi dengan Audina Nasution, seniman sekaligus selebgram yang dikenal dengan teknik menggambar spontan.

Bertema WNDR EYES NEVER LIES, desainnya menyoroti dukungan terhadap perempuan dan isu kesehatan mental.

“Pesan ini penting untuk menunjukkan bahwa perempuan juga memiliki ruang untuk berkarya, termasuk di skena skateboard,” ujar Audina.

Edisi terakhir menampilkan desain nyeleneh: grafis pepperoni pizza realistis. Kolaborasi ini melibatkan restoran Paper Plates Pizza, yang memilih pizza gaya New York untuk mendekatkan budaya jalanan dengan skena skateboard.

“Pizza menjadi simbol street culture dan varian pepperoni adalah favorit di mana-mana,” ujar Rio Sanjaya, owner WNDR Skateboarding.

Baca Juga: Kenapa Fitur Meta AI WhatsApp Tidak Muncul? Intip Ternyata Ini Penyebabnya

Kolaborasi ini diharapkan mempererat keterhubungan budaya skateboard dan pizza sebagai elemen street scene dunia.

Rio Sanjaya menegaskan, WNDR Skateboarding membuka pintu bagi seniman lokal untuk menjadikan skateboard sebagai media seni.

“Kami ingin mendukung seniman muda Indonesia mengekspresikan karyanya di atas skateboard,” jelas Rio.

Paper Plates Pizza, melalui owner-nya Yudistira Sanjaya dan Raka Cakra Pratama, berharap kolaborasi ini dapat menghidupkan skena skateboard di Indonesia.

“Skateboard dan pizza punya koneksi kuat. Kami ingin skena ini terus menyala dan diwariskan ke generasi berikutnya,” ujar Raka.

Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata dukungan bagi seniman dan komunitas skateboard, menyatukan seni, budaya, dan cita rasa.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.