Akurat

Mendapat Penghasilan Pertama Kali, Ini yang Harus Milenial dan GenZ Tahu

Sultan Tanjung | 6 Desember 2023, 20:15 WIB
Mendapat Penghasilan Pertama Kali, Ini yang Harus Milenial dan GenZ Tahu

AKURAT.CO Indonesia tidak diragukan lagi mendapatkan berkah berupa bonus demografi.

Hal ini ditandai dengan tersedianya angkatan kerja dari  generasi muda untuk pembangunan negara.

Tak tanggung-tanggung bahkan jumlahnya disebut mencapai seratus juta, yang terdiri kalangan yang kini terkenal dengan sebutan milenial dan gen-z, khususnya yang sudah menjadi pekerja.

“Jumlah milenial dan genz Indonesia mencapai ratusan juta,” ujar Karjadi Pranoto, Direktur & Chief of Sharia Officer Manulife Indonesia dalam peluncuran asuransi berbasis Syariah bernama “Manulife Perlindungan Diri Syariah (MPDS).” di Jakarta, Rabu, (6/12).

Baca Juga: Manulife Luncurkan Produk Asuransi Dwiguna Untuk Masa Pensiun Dan Pendidikan Anak Nasabah

Nadia Harsya salah seorang Financial Planner juga turut mengomentari bahwa para first-jobber pada umumnya ketika mendapat penghasilan pertama banyak menghabiskan untuk hal-hal yang konsumtif.

“Apalagi menjelang akhir tahun, banyak promo-promo di mall-mall ya,” imbuh Nadia masih dalam acara yang sama.

Nadia pun bercerita pengalamannya sebagai ibu muda, Ketika ia lebih memutuskan untuk membeli produk asuransi untuk suaminya alih-alih melakukan hal-hal yang konsumtif.

“Suami ternyata mendukung ketika aku membelikan produk asuransi jiwa, karena kita tidak tahu kedepannya akan seperti apa,” tuturnya.

Nadia pun mengatakan kelebihan dari produk Syariah sendiri adalah agar terhindar dari unsur-unsur seperti Gharar, Maysir dan Riba atau spekulasi-spekulasi seperti produk Konvensional.

“Produk Syariah ini terlepas dari Gharar, Maysir dan Riba,” imbuhnya lagi.

Baca Juga: Proteksi Aset Properti Di Masa Depan, Asuransi Rumah Dinilai Penting

Novita Rumngangun, Wakil Presiden Direktur dan GM Agency Manulife Indonesia pun menyatakan produk terbaru Manulife Perlindungan Diri Syariah diciptakan untuk generasi muda.

Novita juga mengungkapkan meski berlabel Syariah, namun produk terbaru ini terbuka bagi siapa saja.

“Terbuka untuk siapa pun,” ungkapnya.

 

Novita sendiri mengungkapkan potensi asuransi di Indonesia yang masih terbuka luas, khususnya Syariah, terlebih Indonesia merupakan Negara Mayoritas Muslim terbesar di Dunia.

“Untuk Syariah masih terbuka lebar,” terangnya mengingat Pada tahun 2023, AASI menargetkan pertumbuhan kontribusi asuransi syariah dari sekitar 9 persen menjadi 11 persen.

Di akhir acara, Karnoto kembali menerangkan bagi generasi muda yang tertarik  untuk memulai asuransi Jiwa, MPDS menawarkan premi terjangkau mulai Rp250 Ribu.

“Preminya sendiri kami tawarkan mulai Rp250 Ribu,” pungkasnya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.