Akurat Logo

Tips Memilih Tempat Menginap yang Aman untuk Solo Traveler

Redaksi Akurat | 12 Oktober 2026, 10:40 WIB
Tips Memilih Tempat Menginap yang Aman untuk Solo Traveler
Hotel

AKURAT.CO Pergi sendiri ke tempat baru bisa jadi pengalaman yang nggak terlupakan. Ada rasa bebas, tenang, sekaligus menantang di saat bersamaan. Kamu bisa menentukan arah perjalanan tanpa kompromi dengan siapa pun. Tapi di balik serunya solo traveling, ada satu hal penting yang sering dilupakan: memilih tempat menginap yang aman.

Keamanan bukan cuma soal lokasi, tapi juga rasa nyaman dan tenang selama istirahat. Nah, biar perjalananmu berjalan lancar tanpa drama, berikut beberapa cara cerdas memilih akomodasi yang tepat.

Baca Juga: Promo Traveling Danamon Travel Fair: Diskon hingga Rp23 Juta untuk Liburan dan Perjalanan Ibadah

Jangan Asal Murah, Utamakan Lokasi yang Aman

Harga murah memang menggoda, tapi buat solo traveler, keamanan jauh lebih penting. Pilih tempat yang lokasinya mudah dijangkau, dekat fasilitas umum seperti halte, kafe, atau minimarket. Hindari penginapan yang berada di area terlalu sepi atau gang kecil yang sulit ditemukan.

Sebelum memesan, sempatkan lihat kondisi sekitar lewat Google Maps Street View. Dari situ kamu bisa tahu apakah lingkungannya cukup ramai dan punya penerangan yang baik di malam hari. Lokasi yang strategis bukan cuma bikin kamu lebih aman, tapi juga lebih praktis untuk jalan-jalan.

Periksa Fasilitas Keamanannya

Jangan ragu menanyakan soal keamanan ke pihak penginapan sebelum memesan. Beberapa hal penting yang wajib ada, antara lain:

  • Petugas keamanan atau resepsionis yang siaga 24 jam

  • Akses kamar menggunakan kartu magnetik atau kode

  • Kamera CCTV di area umum

  • Pintu kamar dengan kunci ganda

Kamar di lantai dua atau tiga biasanya paling ideal cukup aman, tapi tetap mudah dievakuasi kalau terjadi keadaan darurat. Begitu sampai, pastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik. Hal kecil seperti itu bisa memberi rasa tenang selama kamu beristirahat.

Baca Review dengan Teliti, Bukan Sekadar Lihat Bintang

Review dari tamu sebelumnya adalah sumber informasi paling jujur. Kadang, ulasan yang terlihat sepele justru bisa memberi gambaran penting tentang keamanan. Misalnya: “Lokasi aman buat jalan malam,” atau “Staf cepat membantu waktu ada tamu mencurigakan.”

Kalau banyak ulasan negatif soal area sekitar yang gelap atau staf yang kurang sigap, lebih baik cari alternatif lain. Penginapan dengan rating tinggi belum tentu paling aman yang penting, kamu merasa tenang saat menginap di sana.

Pilih Jenis Akomodasi Sesuai Gaya Perjalananmu

Solo traveler punya preferensi masing-masing. Ada yang lebih nyaman di hotel karena privasi dan fasilitasnya lengkap, ada juga yang lebih suka hostel karena bisa ketemu orang baru.

  • Hotel: aman, privat, dan nyaman cocok buat kamu yang ingin tenang.

  • Hostel: lebih hemat dan sosial, tapi pastikan punya locker pribadi dan aturan tamu yang jelas.

  • Homestay/guest house: lebih hangat dan personal, tapi sebaiknya pilih yang sudah diverifikasi di platform resmi.

Intinya, pilih tempat yang bikin kamu merasa aman dan cocok dengan gaya perjalananmu sendiri.

Gunakan Platform Pemesanan Resmi

Pesanlah lewat situs atau aplikasi terpercaya seperti Booking.com, Agoda, atau Traveloka. Selain lebih aman, platform resmi juga biasanya punya sistem ulasan asli dan jaminan bantuan kalau terjadi masalah.

Hindari transfer langsung ke rekening pribadi tanpa bukti pemesanan. Simpan semua konfirmasi booking, identitas, dan dokumen penting dalam bentuk digital di cloud seperti Google Drive agar tetap bisa diakses kapan pun.

Percaya pada Intuisi Sendiri

Kadang perasaan kita lebih jujur dari apa pun. Kalau kamu merasa ada yang janggal — misalnya suasana penginapan terasa aneh, staf terlalu banyak bertanya, atau kamar tidak sesuai ekspektasi jangan ragu keluar dari situ. Keamanan pribadi jauh lebih penting daripada uang yang sudah dikeluarkan.

Baca Juga: Raksasa Perhotelan Tiongkok Pilih PIK Jadi Pusat Ekspansi Bisnis di Indonesia

Siapkan Kontak Darurat dan Backup Plan

Sebelum berangkat, catat nomor penting seperti kantor polisi, rumah sakit, dan layanan darurat di kota tujuan. Simpan di ponsel dan juga di catatan fisik.

Kalau bepergian ke luar negeri, pelajari juga nomor darurat negara tersebut. Dan jangan lupa, aktifkan fitur share location ke keluarga atau teman dekat agar mereka bisa tahu posisi kamu selama perjalanan.

Solo traveling itu bukan sekadar liburan tapi juga perjalanan mengenal diri sendiri. Kamu belajar mandiri, lebih berani, dan terbiasa mengambil keputusan cepat. Tapi semua itu baru bisa kamu nikmati sepenuhnya kalau kamu merasa aman di tempat menginap.

Jadi, sebelum berangkat, luangkan waktu untuk riset. Baca ulasan, lihat lokasi, dan jangan ragu bertanya. Sedikit usaha ekstra bisa membuat perjalananmu lebih tenang dan menyenangkan.

Karena pada akhirnya, perjalanan terbaik adalah yang bisa kamu nikmati tanpa rasa khawatir.

Nia Ayunia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R