Kejar Target Ekonomi 8 Persen, Pemerintah Pacu Investasi Lewat KBLI 2025

AKURAT.CO Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar), Ni Luh Puspa, mendorong para pelaku industri pariwisata untuk segera memahami dan memanfaatkan implementasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat kepastian usaha, mempercepat perizinan, dan mendongkrak investasi di sektor pariwisata.
KBLI 2025 merupakan pembaruan dari KBLI 2020 demi menyesuaikan perkembangan teknologi, dunia usaha, dan munculnya model bisnis baru.
“Pembaruan ini bukan sekadar perubahan kode, tetapi menjadi landasan mewujudkan data yang terintegrasi, meningkatkan kepastian hukum, serta memastikan model bisnis baru di sektor pariwisata terakomodasi secara tepat,” ujar Ni Luh Puspa di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Ni Luh menambahkan, tata kelola pariwisata yang adaptif melalui sistem perizinan terintegrasi seperti Online Single Submission (OSS) sangat krusial.
Hal ini demi mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen pada tahun 2029 mendatang.
Sebagai informasi, penyusunan KBLI 2025 mengacu pada International Standard Industrial Classification (ISIC) Revision 5 yang direkomendasikan PBB.
Secara struktur, aturan baru ini lebih gemuk dan spesifik dibanding versi lawas. KBLI 2025 kini memiliki 22 kategori (A–V), bertambah satu kategori dari KBLI 2020 yang hanya memiliki 21 kategori (A–U).
Secara rinci, regulasi yang tertuang dalam Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 ini mencakup 87 golongan pokok, 257 golongan, 519 subgolongan, dan 1.560 kelompok usaha.
Baca Juga: Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Delegasi Indonesia Terbang ke Iran Besok Malam
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










