Hammer Fight Series 3 Cetak Rekor MURI, Bukti Combat Sport Indonesia Naik Kelas

AKURAT.CO, Industri olahraga kombat (combat sport) di Indonesia dinilai tengah berada dalam tren positif dan menunjukkan perkembangan yang kian masif.
Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan ajang Hammer Fight Series tiga yang sukses memborong dua penghargaan sekaligus dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Promotor Hammer Fight, Ismail Said, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari antusiasme besar masyarakat dan para atlet terhadap olahraga beladiri yang terus meningkat pesat di Tanah Air.
"Ini adalah suatu kebanggaan dan rasa terima kasih bagi kami bisa tercatatkan di rekor MURI dengan kategori sabuk terbanyak dan partai pertandingan terbanyak dalam satu hari," kata Ismail Said di Bali United Studio, Jakarta Barat, Minggu (10/5) malam WIB.
Perhelatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam tersebut tidak hanya sekadar ajang unjuk gigi, tetapi menjadi panggung bagi lebih dari 125 partai pertandingan.
Senior Manager MURI, Triyono, mengonfirmasi bahwa angka tersebut merupakan sejarah baru bagi dunia olahraga kombat di Indonesia.
"Museum Rekor Dunia Indonesia mencatat rekor baru di mana dalam satu hari kompetisi olahraga combat, dilaksanakan lebih dari 125 partai. Ini jumlah terbanyak yang pernah dicatatkan MURI," jelas Triyono.
Selain kuantitas pertandingan, Hammer Fight Series tiga juga memecahkan rekor untuk pemberian sabuk terbanyak dalam satu ajang, yakni sebanyak 12 sabuk juara.
Salah satu kunci kesuksesan ajang ini adalah keberanian Ismail Said untuk mengombinasikan dua disiplin ilmu beladiri, yakni tinju (boxing) dan muay thai, dalam satu rangkaian acara.
Langkah ini diambil demi mendorong pertumbuhan ekosistem kedua cabang olahraga tersebut secara beriringan.
Ismail menegaskan bahwa misi utama Hammer Fight adalah memberikan panggung bagi semua level petarung, terutama bagi mereka yang baru memulai karier.
"Kami memberikan kesempatan untuk para pemula, amatir, hingga profesional. Penting bagi pemula dan amatir untuk merasakan vibes bertanding di atas ring sebagai jenjang menuju karier profesional," tutur Ismail.
Pihak MURI mengapresiasi konsistensi Hammer Fight dalam membina bibit-bibit baru. Triyono berharap wadah seperti ini terus berlanjut agar Indonesia tidak kehabisan stok petarung berbakat di masa depan.
Menanggapi keberhasilan ini, Ismail Said tidak ingin cepat puas. Ia membocorkan rencana ke depan untuk memperluas cakupan kompetisi dengan melibatkan disiplin lain seperti MMA (mixed martial arts) hingga brazilian jiu-jitsu (BJJ).
"Kami ingin terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia beladiri Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




