Kemenpora Gandeng BPKP, Benahi Tata Kelola Olahraga dan Kepemudaan
Leo Farhan | 19 November 2025, 14:08 WIB

AKURAT.CO Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh, mengenai sinergitas pengawasan di lingkungan Kemenpora.
Dalam penandatanganan yang digelar di Kantor BPKP, Jakarta, Selasa (18/11/2025), Erick menegaskan kerja sama ini menjadi fondasi penting untuk memastikan penggunaan anggaran negara berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
"Hari ini saya dan Kepala BPKP bersepakat di mana saya meminta BPKP untuk mengawal menyeluruh program transformasi Kemenpora," kata Erick.
Baca Juga: Kehadiran BPKP Sofifi Diharapkan Bikin Pengawasan Pembangunan Daerah Lebih Efektif dan Transparan
Dia memaparkan bahwa Kemenpora telah melakukan penyederhanaan regulasi besar-besaran, dari 191 peraturan menteri sejak 2009 menjadi hanya 5 hingga 20 aturan.
Langkah ini diambil karena banyak regulasi dinilai tidak lagi relevan, termasuk Permenpora Nomor 14 Tahun 2024 yang sebelumnya menimbulkan polemik di kalangan stakeholder olahraga nasional.
Menurut Erick, arahan Presiden sangat jelas, pembangunan karakter pemuda merupakan prioritas nasional, sementara olahraga harus menjadi representasi martabat dan kekuatan bangsa.
Pada sektor olahraga prestasi, Erick menyoroti pentingnya program strategis yang lebih terfokus. Salah satunya komitmen untuk memperkuat 17 cabang olahraga unggulan. Dia menegaskan bahwa setiap cabang memiliki kebutuhan pembinaan berbeda.
"Misalnya bulu tangkis, banyak ke sistem sirkuit. Tetapi kalau renang, atlet dikirim ke luar negeri pelatnas jangka panjang. Belum tentu antara bulu tangkis dan renang mendapatkan hasil yang sama dengan struktur pembiayaan yang berbeda," jelasnya.
Untuk jangka panjang, Erick ingin pembangunan pusat pembinaan atlet dan akademi olahraga menghasilkan jenjang pembinaan berkelanjutan yang mampu mencetak atlet unggulan hingga elit. Dia menilai pembinaan sejak dini harus disertai dengan perubahan pola pikir yang lebih menyatu dan sistematis.
Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menyambut baik langkah tersebut dan memastikan dukungan penuh lembaganya.
"Intinya apa yang dibutuhkan kita siap dukung. Ini awal dari membangun komitmen, kami akan bantu semaksimal mungkin agar tujuan pak menteri dalam membangun kepemudaan dan keolahragaan bisa terwujud dengan baik," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri






