Target Indonesia Pecahkan Sejarah di Olimpiade LA 2028, Raih Lebih dari 2 Medali Emas
Leo Farhan | 23 April 2025, 14:49 WIB

AKURAT.CO Indonesia menargetkan bisa mencatatkan sejarah untuk pertamakalinya untuk mendapatkan lebih dari dua medali emas dalam pentas Olimpiade, yang selanjutnya akan bergulir di Los Angeles pada 2028.
Semangat ini mulai dipupuk lewat prosesi simbolik peletakan tiga medali emas Olimpiade dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan NOC Indonesia di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 22 April 2025.
Ketua Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menjelaskan ketiga medali asli tersebut merupakan milik Greysia Polii (bulu tangkis), Veddriq Leonardo (panjat tebing), dan Rizki Juniasnsyah (angkat besi).
"Mudah-mudahan menjadi cita-cita kita yang akan terealisasi nanti di Olimpiade Los Angeles 2028, bahwa Indonesia bisa mendapatkan lebih dari dua medali emas," ujar pria yang karib disapa Okto itu.
Menurut Raja Sapta, tiga medali yang diletakkan dalam seremonial pembukaan rapat tahunan itu melambangkan friendship, excellence, dan respect. Adapun Rapat Anggota Tahunan NOC Indonesia 2025 sendiri mengusung semangat together for excellence.
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat, menyebut bahwa rapat NOC Indonesia kali ini merupakan momentum strategis untuk meningkatkan sinergi dari berbagai pihak.
"Kemenpora terus mendorong kerja sama yang solid dengan semua pemangku kepentingan. Kami percaya dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, prestasi olahraga Indonesia akan terus meningkat," kata Taufik.
Sebagai implementasi konkret dari semangat Together for Excellence, NOC Indonesia juga menandatangani kerja sama strategis bersama TikTok Indonesia dan Aice Indonesia dalam rangkaian pembukaan Rapat Anggota.
Kolaborasi ini demi mempertegas peran lintas sektor dalam mendukung performa Tim Indonesia di panggung internasional, terutama Olimpiade yang menjadi target besarnya.
"Platform ini memungkinkan publik mengikuti perjalanan para atlet dari latihan hingga bertanding, serta memberikan dukungan moral secara langsung," kata Richard Sam Bera, Direktur Utama Tim Indonesia.
Dalam tahun ini Indonesia akan menghadapi tiga ajang multi event internasional, yakni Asian Youth Games di Manama, Bahrain, 22–31 Oktober, Islamic Solidarity Games di Riyadh, Arab Saudi 7–21 November, serta SEA Games Thailand, 7–19 Desember mendatang.
Setelah itu, persiapan Indonesia berikutnya adalah saat ambil bagian di ajang Asian Games 2026 mendatang. Ajang-ajang tersebut jadi peluang untuk menempa atlet Indonesia jelang Los Angeles 2028.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri







