Akurat Logo

Ubah Pandangan Hidup Benedictus Siregar, Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Mendalam

Nuzulul Karamah | 12 Oktober 2026, 20:27 WIB
Ubah Pandangan Hidup Benedictus Siregar, Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Mendalam
Perilisan Official Trailer dan Music Video film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati di Senayan, Jakarta, Senin (12/10/2026). - Nuzulul Karamah

AKURAT.CO Aktor sekaligus komedian Benedictus Siregar dipercaya menjadi pemeran utama bernama Ale dalam film adaptasi novel bestseller karya Brian Khrisna, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati.

Meski menyambut gembira kesempatan ini, pria yang akrab disapa Benny tersebut mengaku sempat dilanda keraguan hingga beban mental saat awal menerima tawaran.

Baca Juga: 13 Film Horor Tayang Oktober 2026, Lengkap dengan Sinopsis dan Jadwal Rilis

​Benny mengungkapkan bahwa kekhawatiran utamanya muncul karena latar belakangnya sebagai seorang komedian, sementara karakter Ale menghadapi konflik emosional yang sangat dalam.

​"Karena aku tahu buku ini akan difilmkan sudah beberapa bulan sebelum aku casting (audisi), dan aku tahu banyak orang-orang yang mention, jadi itu juga yang menambahkan beban, karena ekspektasinya semakin tinggi," kata Benedictus dalam perilisan official trailer Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati di Senayan, Senin(12/10/2026).

​Bahkan, Benny sempat merasa akan lebih tenang jika tidak terpilih menjadi jajaran pemeran utama demi menghindari tanggung jawab besar yang harus dipikulnya. Ia juga sempat takut kehadirannya malah membuat penonton salah fokus dan tertawa.

​Namun, demi mendalami karakter Ale yang dikisahkan mengalami depresi berat dan berniat mengakhiri hidup dalam kurun waktu 24 jam, Benny melakoni persiapan yang cukup serius. Ia secara khusus berkonsultasi dengan seorang teman yang berprofesi sebagai psikolog.

​"Ada beberapa hal yang enggak pernah aku alami, jadi buat aku, kayaknya ini enggak mungkin (bisa terjadi dalam hidup). Tapi ternyata, memang ada kemungkinan ini sering terjadi," jelasnya.

Baca Juga: Film Adaptasi Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Siap Masuk Set Syuting ​

​Dari hasil perbincangan dengan sang psikolog, mata Benny terbuka lebar mengenai berbagai fenomena sosial dan kesehatan mental yang nyata terjadi di masyarakat.

Pengalaman ini mengubah sudut pandangnya untuk lebih bersyukur dan empati terhadap kondisi sesama.

​Secara pribadi, Benny juga merasa memiliki keterikatan emosional dengan sosok Ale, terutama terkait pengalaman pernah merasakan kesepian parah dan tidak memiliki teman.

​"Yang bikin aku bertahan di hidup ini, aku pastikan adalah ngobrol sama orang-orang di sekelilingku. Enggak harus yang aku kenal, yang aku baru ketemu lagi, itu sudah bikin energiku kayak kembali lagi," tutur Benny.

​"Mudah-mudahan teman-teman di luar sana dan mungkin juga Ale, menemukan alasan untuk bertahan. Mungkin bukan sesuatu yang besar, mungkin sederhana, tapi lumayan ampuh untuk bertahan," tambahnya.

​Beruntung, kekhawatiran Benny perlahan sirna berkat lingkungan kerja yang sangat kondusif di bawah arahan sutradara Kuntz Agus. Menurutnya, seluruh jajaran pemain hingga kru menciptakan suasana syuting yang hangat dan ramah (soft spoken).

​"Tidak ada teriakan sama sekali, benar-benar kayak gitu. Makanya aku sampai bilang ke Mas Kuntz (Sutradara Kuntz Agus) pokoknya kalau nanti merasa belum pas, aku mengulang adegan beberapa kali enggak masalah, aku sampai bilang begitu karena takut Mas Kuntz kayak orang enggak enakan," kelakarnya.

​Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati sendiri menyoroti kisah Ale yang berniat mengakhiri hidupnya. Namun sebelum menjalankan niat tersebut, ia bertekad menyantap seporsi mie ayam kesukaannya.

Dari keinginan sederhana itu, Ale justru dipertemukan dengan berbagai karakter unik yang memberikan pelajaran berharga tentang kehidupan.

​Bagi para penikmat film Tanah Air yang sudah tidak sabar menyaksikan transformasi akting Benedictus Siregar, film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia pada 12 November 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.