Hiduplah Indonesia Maya Fest 2026 Hadirkan Ahok dalam Monolog Kebangsaan

AKURAT.CO Hiduplah Indonesia Maya Fest (HIM Fest) 2026 kembali digelar sebagai ruang refleksi publik terhadap dinamika dunia maya Indonesia.
Tahun ini, festival yang digagas oleh Pandji Pragiwaksono ini akan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Usmar Ismail Hall, Jakarta.
Sorotan utama HIM Fest 2026 adalah kehadiran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam sesi Monolog Kebangsaan. Sosok yang dikenal tegas dan vokal terhadap berbagai isu publik ini akan membawakan perspektif kritis mengenai kondisi sosial dan dinamika kebangsaan di tengah riuhnya dunia maya Indonesia.
Baca Juga: Indro Warkop: Pemidanaan Komika Tanda Demokrasi Mundur, Singgung Kasus Pandji Pragiwaksono
Format Acara: Hiburan, Kritik, dan Refleksi
Acara yang memadukan monolog kebangsaan, pertunjukan musik energik, diskusi panel, hingga komedi
kritis ini menghadirkan jajaran tokoh dan praktisi pemikiran ternama:
● Basuki Tjahaja Purnama (Ahok / BTP): Membawakan monolog dan gagasan mendalam mengenai ketegasan kepemimpinan, integritas, serta pentingnya mengelola suara rakyat secara transparan dan berkeadilan.
● Tuan Tigabelas: Menyampaikan pesan-pesan kritik sosial dan energik melalui performance musik hip-hop/rap yang tajam.
● Cania Citta & Abigail Limuria: Mengisi diskusi panel interaktif mengenai pentingnya membangun kerangka berpikir (critical thinking) yang sehat demi tatanan sosial yang konstruktif.
● Bonar Manalu & Andri Sakti: Menyajikan stand-up comedy yang kritis dan tajam, membedah konyolnya fenomena sosial sehari-hari dengan sudut pandang humor yang cerdas.
Acara akan berlangsung pukul 15.30–18.00 WIB dengan kapasitas terbatas sebanyak 400 penonton, menghadirkan pengalaman yang lebih intimate dan fokus pada kualitas diskusi. Selain menonton secara langsung, acara ini juga dapat disaksikan secara online melalui platform Comika.
Baca Juga: Indro Warkop: Pemidanaan Komika Tanda Demokrasi Mundur, Singgung Kasus Pandji Pragiwaksono
Melanjutkan Jejak Diskursus Publik
Sejak pertama kali diperkenalkan sebagai tema stand-up special pada 2019, “Hiduplah Indonesia Maya” berkembang menjadi platform diskursus publik melalui siniar, pertunjukan, hingga festival tahunan.
Dengan ratusan episode dan jutaan audiens, HIM menjadi salah satu ruang penting dalam membahas fenomena sosial digital di Indonesia.
HIM Fest sendiri telah sukses menarik ribuan penonton dalam format offline maupun online di tahun-tahun sebelumnya, memperkuat posisinya sebagai event yang menggabungkan hiburan dengan percakapan bermakna.
Membaca Indonesia Lewat Dunia Maya
Melalui pendekatan komedi dan dialog terbuka, HIM Fest 2026 kembali mengajak publik untuk melihat, memahami, dan mengkritisi berbagai isu yang berkembang di dunia maya, dengan cara yang relevan, tajam, namun tetap menghibur.
Informasi Acara
● Nama Event: Hiduplah Indonesia Maya Fest 2026
● Tanggal: Sabtu, 15 Agustus 2026
● Waktu: 13.00 – 18.00 WIB
● Lokasi: Usmar Ismail Hall, Jakarta
● Kapasitas: 400 orang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah







