Di Tengah Lesunya Grup Band, Sunnice Debut Dengan Single "Sampai Mati"

AKURAT.CO - Grup musik atau band asal Jakarta, Sunnice memperkenalkan diri untuk pertama kalinya kepada pecinta musik Indonesia dengan single perdana bertajuk "Sampai Mati".
Band yang diproduseri oleh Pras Production ini sendiri terdiri dari 3 personel dengan Chefryna sebagai vokalis, Eddie sebagai drummer dan Steven gitaris.
Meskipun Sunnice terbilang baru lahir di blantika musik Indonesia, Sang Vokalis Cefryn mengungkapkan bahwa ketiganya sudah saling kenal selama tiga tahun.
"Jadi Sunnice sendiri sebetulnya kita itu udah saling kenal kurang lebih 3 tahun sebagai teman nongkrong gitu dan udah pernah project (bareng) dan kita udah saling mengerti karakter satu sama lain," ujar Cefryn saat ditemui di Get Red Bar and Kitchen, Jakarta Barat pada Sabtu, 25 November 2023.
Cefryn melanjutkan usai project selesai, Eddie dan Steven kemudian mengajaknya kembali untuk bergabung menggarap lagu buatan Pras pendiri Pras Production dan ternyata cocok.
"Ternyata dari pihak produser Mas Pras, lagu yang dikasih (tipe) vokal aku banget, dan untuk fixnya terbentuknya Sunnice itu pada tanggal 28 September 2023, cuma sebelum itu kita udah sering ngumpul," lanjutnya.
Eddie sebagai drummer pun menambahkan bahwa Single "Sampai Mati" ini merupakan yang pertama namun bagi dirinya dan Steven sebelumnya sudah pernah merilis single dengan band yang lain yaitu The Cloud yang tengah vakum.
"Kalau untuk aku dan Steven sebelumnya kita pernah merilis single dengan band cloud, kemudian vakum kita coba buat baru dengan vokalis baru cewek yaitu Cefryn semoga lebih bagus lagi dengan vokalis baru kedepannya," imbuh Eddie.
Baca Juga: Jadi Juri Generasi Anak Band, Sansan Pee Wee Gaskins: Ajang Masuk Industri Musik
Mengenai Genre yang dibawakan, Steven pun menerangkan bahwa genre yang diusung mereka adalah pop modern.
"Kalau untuk genre kita lebih ke pop cuma beda range vokalnya aja yaitu pop modern," terangnya.
Ketiganya pun optimis di tengah lesunya band di musik Indonesia, Sunnice dapat diterima oleh pendengar Musik Indonesia.
"Kalau untuk keberuntungan kita gak ada yang tahu, semoga kedepannya bisa diterima khususnya single sampai mati dinikmati masyarakat," ungkap ketiganya.
Baca Juga: Rekam Jejak God Bless, Band Rock Indonesia Yang Masih Bertahan Hingga Saat Ini
Optimisme Sang Produser
Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo yang akrab disapa Pras selaku produser dan founder pras production pun mengutarakan bahwa Sunnice merupakan sebuah terobosan setelah beberapa musisi yang sudah diorbitkan seperti Mahagita, The Cloud dan The Arjuna.
"Harus ada terobosan baru, saya harus produksi satu band karena pras production lebih identik dengan musik band," ungkapnya.
Selanjutnya Pras pun menuturkan bahwa Sunnice sendiri merupakan kelanjutan dari The Cloud yang mengalami resistensi antar personel, kemudian Steven mengajukan ide kepadanya untuk membuat sebuah band dengan format baru yang kemudian disambut dengan baik dengan menawarkan beberapa lagu ciptaannya.
"Setelah Eddie dan Steven rembukan, dapatlah vokalis nih Cefryn karena kebetulan mereka teman tongkrongan sejak lama, setelah kita coba latihan dengan materi lagu Sampai Mati, kok menurut saya pas nih cocok yaudah langsung kita produksi dan akhirnya sekarang kita rilis," terangnya.
Baca Juga: Sejarah Koes Plus Sang Legendaris, Grup Band Musik Tertua Indonesia Yang Pernah Masuk Penjara
Pras pun optimis menjelang 2024 meski band sekarang tak seramai dengan solois, Ia melihat adanya kecenderungan pendengar kembali ke nuansa 90an, dan lagu Sampai Mati juga dihadirkan untuk dapat dinikmati oleh kaum GenZ juga.
"Justru dengan lagu sampai mati ini salah satu lagu yang mewakili kaum genz, saya berpikir ini akan masuk ke kalangan musik modern genz dengan tipe-tipe lagu seperti ini," imbuhnya lagi.
Terakhir sebagai pencipta lagu Pras pun mengisahkan latar belakang lahirnya single Sampai Mati yang dibawakan oleh Sunnice ini antara lain mewakili atau menggambarkan kondisi hubungan yang dijalin oleh sepasang kekasih.
"Jadi lahirnya lagu Sampai Mati ini, sebenarnya saya hanya melihat dari satu kalangan lingkungan yang memang kondisi keadaannya itu kan menceritakan tentang hubungan pasangan, yang memang naik turun seperti itu aja, jadi dengan lagu ini semoga mewakili masyarakat Indonesia yang sedang menjalin hubungan dengan pasangannya dalam kondisi naik-turun dan (harapannya lagu ini bisa) meyakinkan (kedua) pasangan kalau cinta itu sampai mati, tema universalnya percintaan," pungkasnya.
Sebagai informasi single "Sampai Mati" yang telah hadir dalam bentuk video klip, sudah bisa pecinta musik Indonesia nikmati via Youtube.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








