Ruben Onsu Bawa Polemik Video Call ke Polisi, Ini Perkembangan Kasusnya!

AKURAT.CO Kasus beredarnya rekaman video call Ruben Onsu di media sosial kini berlanjut ke ranah hukum.
Presenter tersebut resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah melalui media elektronik ke Polda Metro Jaya pada Minggu, (11/10/202).
Baca Juga: Tak Terima Nama Baiknya Dicemarkan, Ruben Onsu Kantongi Bukti dan Lapor Polisi
Laporan ini menjadi langkah hukum Ruben setelah empat rekaman panggilan video dirinya bersama seorang pria beredar di media sosial dan memicu perhatian publik. Pihak kepolisian pun telah membenarkan adanya laporan tersebut.
Polisi Terima Laporan Ruben Onsu
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Onkoseno, menyampaikan bahwa laporan Ruben telah diterima oleh kepolisian. Namun, hingga kini identitas pihak yang dilaporkan masih dalam penyelidikan.
Penyidik akan mendalami laporan tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya. Dengan demikian, perkara ini masih berada dalam tahap penyelidikan dan belum ada kesimpulan hukum mengenai dugaan yang dilaporkan.
Pihak Ruben juga menyerahkan sejumlah barang bukti untuk mendukung laporannya. Bukti tersebut meliputi sebuah flashdisk dan tangkapan layar unggahan dari akun media sosial.
Berawal dari Empat Rekaman Video Call
Perhatian publik terhadap persoalan ini meningkat setelah Sarwendah mengunggah empat rekaman panggilan video yang memperlihatkan Ruben sedang berbincang dengan seorang pria.
Dalam salah satu potongan video yang beredar, Ruben terdengar mengucapkan kalimat “jadi penjaga hati”. Cuplikan tersebut kemudian menjadi bahan perbincangan warganet.
Sarwendah menyebut rekaman itu diperlihatkan oleh seseorang bernama Artos dan berkaitan dengan dugaan interaksi Ruben dengan kekasih Artos. Meski demikian, konteks lengkap percakapan dalam seluruh rekaman belum dijelaskan secara menyeluruh.
Kasus Masih Menunggu Pendalaman Penyidik
Beredarnya rekaman tersebut membuat persoalan ini berkembang menjadi perbincangan di media sosial. Kini, laporan Ruben ke Polda Metro Jaya membuka proses hukum untuk menelusuri dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dilaporkannya.
Meski begitu, publik perlu menunggu hasil penyelidikan kepolisian sebelum menarik kesimpulan mengenai perkara ini. Konteks lengkap rekaman dan pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran tersebut masih perlu didalami.
Perkembangan kasus Ruben Onsu ini pun menjadi perhatian, terutama karena bermula dari rekaman pribadi yang tersebar dan kemudian memicu polemik di ruang publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 3Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5Timnas Indonesia U-17 Putri Selangkah Lagi ke Piala Asia 2027, Anya Gabriella Ingatkan Laga Krusial
- 6India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 7Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 8Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 9Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi
- 10Pertemuan Prabowo dan El-Sisi Hasilkan Empat Kesepakatan Kerja Sama, Mulai Statistik hingga Kelautan








