Klarifikasi Jennifer Coppen Soal Kasus Emas Rp25 M: Murni BA, Tak Terima Komisi Penjualan

AKURAT.CO Nama selebriti Jennifer Coppen mendadak ramai diperbincangkan usai namanya terseret dalam dugaan kasus penipuan investasi emas yang diperkirakan merugikan para korban hingga Rp25 miliar.
Kasus yang menyeret nama PT Divine Gold Jewelry ini juga melibatkannya bersama aktris Kirana Larasati setelah dilaporkan oleh kuasa hukum para korban.
Baca Juga: Anaknya Dihujat Netizen Malaysia, Jennifer Coppen Minta Jangan Libatkan Anak Kecil
Menanggapi tuduhan yang beredar deras di publik, istri Justin Hubner ini akhirnya angkat bicara untuk meluruskan posisinya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jennifer memberikan klarifikasi tegas terkait sejauh mana keterlibatannya dengan perusahaan tersebut.
Ibu satu anak ini menjelaskan bahwa hubungan kerjanya dengan perusahaan emas tersebut murni sebatas profesionalisme peran Brand Ambassador (BA) sejak Januari 2026.
Tanggung jawabnya pun diatur ketat sesuai kontrak, yang hanya mencakup kegiatan promosi, pembuatan konten, hingga menghadiri acara-acara resmi.
"Saya tidak terlibat dalam manajemen maupun operasional perusahaan. Saya tidak memiliki keterlibatan dalam manajemen internal, pengelolaan dana, transaksi dengan pelanggan, proses penjualan, maupun pengambil keputusan operasional perusahaan," ujar Jennifer, Sabtu (10/10/2026).
Baca Juga: Gelar Pesta 2 Hari di Bali, Jennifer Coppen dan Justin Hubner Padukan Konsep Adat dan Internasional
Jennifer menambahkan bahwa keterlibatannya sama sekali tidak meluas hingga ke urusan finansial internal atau alur transaksi konsumen.
"Saya juga tidak punya wewenang mengatur bagaimana perusahaan menjalankan kegiatan usahanya ataupun bagaimana proses transaksi antara perusahaan dan pelanggan diproses," tambahnya.
Tak berhenti di situ, Jennifer juga membeberkan bahwa dirinya tidak pernah menerima komisi atau keuntungan ekstra dari setiap produk yang berhasil terjual kepada pelanggan.
Menariknya, Jennifer mengungkapkan bahwa ia telah memutus kontrak kerja samanya lebih awal dari jadwal semula yang seharusnya berakhir pada 2027.
Keputusan tersebut ia ambil setelah melihat langsung banyaknya keluhan pelanggan terkait layanan dan pemenuhan pesanan.
"Situasi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi saya terhadap keberlangsungan kerja sama. Atas pertimbangan tersebut, saya dan Brand memutuskan untuk mengakhiri kerja sama pada 19 Juni 2026," katanya.
Memahami bahwa posisinya sebagai mantan Brand Ambassador memicu spekulasi di tengah masyarakat, ia berharap publik dapat menyikapi persoalan ini secara bijak dan proporsional tanpa terburu-buru mengambil kesimpulan liar.
"Saya tidak ingin mendahului proses hukum dan memberikan penilaian terhadap pihak mana pun, ataupun menyimpulkan sesuatu yang belum diputuskan oleh pihak berwenang," ungkapnya.
Di akhir pernyataannya, Jennifer menegaskan kesiapannya untuk bersikap kooperatif dan menghormati segala prosedur hukum yang berjalan, sembari tetap mengedepankan etika komunikasi yang baik.
"Saya juga menjunjung tinggi nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat serta budaya ketimuran Indonesia yang mengedepankan adab, musyawarah, dan penyelesaian persoalan secara baik-baik," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 5Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








