Akurat Logo

Industri Kaca RI Tumbuh 8,8 Persen, Kapasitas Produksi Tembus 2,92 Juta Ton

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 17 Oktober 2026, 18:10 WIB
Industri Kaca RI Tumbuh 8,8 Persen, Kapasitas Produksi Tembus 2,92 Juta Ton
PT Xinyi Glass Indonesia berkontribusi 27,5% terhadap kapasitas terpasang industri kaca nasional yang mencapai 2,92 juta ton per tahun pada 2025.

AKURAT.CO Kementerian Perindustrian terus berkomitmen memperkuat struktur industri manufaktur dalam negeri sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Di tengah dinamika dan tantangan geoekonomi global, sektor Industri Pengolahan Non-Migas (IPNM) tetap mencatatkan kinerja positif dan berada pada zona ekspansi.

Menteri Perindustrian. Muhammad Sarmuji menyampaikan, pertumbuhan IPNM pada Triwulan II 2026 tercatat sebesar 5,32% (YoY), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada pada tingkat 5,29%.

Sektor ini memberikan kontribusi sebesar 16,83% terhadap PDB nasional atau setara Rp1.102,88 triliun pada Triwulan II-2026, serta menyumbang 82,40% dari total nilai ekspor nasional pada periode Januari-Agustus 2026 dengan nilai USD159,55 miliar.

“Capaian tersebut menunjukkan ketahanan dan daya saing sektor industri pengolahan yang terus terjaga di tengah dinamika ekonomi global. Kinerja ini salah satunya didukung oleh subsektor industri barang galian bukan logam, termasuk industri kaca, yang mencatat pertumbuhan sebesar 8,8%,” kata Sarmuji dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Baca Juga: KP2MI dan Kemenperin Perluas Pelatihan Calon Pekerja Migran

Saat melakukan kunjungan kerja ke PT Xinyi Glass Indonesia di Kawasan Industri JIIPE KEK Gresik, Jawa Timur, Sarmuji menyampaikan industri kaca lembaran nasional memiliki potensi pengembangan yang sangat besar, terutama karena ketersediaan pasokan bahan baku mineral lokal seperti pasir silika, limestone, dan dolomit.

Berdasarkan data SIINas, pada tahun 2025 kapasitas produksi terpasang industri kaca lembaran nasional mencapai 2,92 juta ton per tahun dari 4 perusahaan (5 pabrik) dengan realisasi produksi 1,95 juta ton dan tingkat utilisasi sekitar 67%.

Angka kapasitas terpasang tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 1,34 juta ton per tahun. Dalam hal ini, kehadiran PT Xinyi Glass Indonesia memberikan kontribusi signifikan sebesar 27,5% terhadap total kapasitas produksi terpasang nasional.

Baca Juga: Wajib Halal Oktober 2026, Kemenperin Siapkan Pendampingan bagi Industri

Kemenperin mengapresiasi kontribusi investasi tersebut yang dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan kapasitas produksi, memperkuat substitusi impor, serta memperluas pengembangan teknologi dan produk kaca bernilai tambah tinggi.

“Industri kaca lembaran nasional memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan sektor konstruksi, properti, dan otomotif. Peningkatan pembangunan infrastruktur, perumahan nasional, serta produksi kendaraan bermotor berpotensi besar meningkatkan permintaan kaca lembaran di dalam negeri,” ujar Sarmuji.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.