PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

AKURAT.CO PT PLN (Persero) mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui kemitraan layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik. Kolaborasi ini membuka peluang usaha bagi koperasi sekaligus mendekatkan layanan kelistrikan kepada masyarakat.
Dalam agenda pemantauan operasionalisasi KDKMP di wilayah Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (13/10), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, KDKMP diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menjalankan kegiatan ekonomi dan memperoleh manfaat langsung dari pertumbuhan usaha di wilayahnya.
"Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota," kata Zulkifli dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).
Baca Juga: Tersangkut Verifikasi Pembangunan Fisik, Pemerintah Belum Cairkan Angsuran Perdana KDMP Rp40 Triliun
Untuk mendukung fungsi tersebut, kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan agar koperasi dapat menyediakan layanan yang dibutuhkan warga, termasuk layanan kelistrikan melalui PLN.
“Kini bayar listrik tak perlu jauh-jauh lagi. KDKMP resmi melayani pembayaran listrik untuk kemudahan dan kenyamanan seluruh warga desa,” tambahnya.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan, PLN berkomitmen mendukung penuh program KDKMP sebagai bagian dari pelaksanaan program unggulan Presiden Republik Indonesia, melalui penyediaan pasokan listrik yang andal dan kolaborasi layanan kelistrikan yang dapat memberikan nilai tambah bagi koperasi.
“PLN all out’mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik,” ujar Darmawan.
Lebih lanjut, Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy menjelaskan bahwa layanan Payment Point Online Bank (PPOB) memungkinkan KDKMP menjadi kanal transaksi pembayaran tagihan dan pembelian token listrik bagi masyarakat. Implementasi layanan ini terus dikembangkan melalui koordinasi dengan koperasi dan unit PLN di berbagai wilayah.
Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah menjadi bagian dari pengembangan layanan PPOB PLN dengan lebih dari dua ribu transaksi kelistrikan.
“Ini merupakan langkah positif dalam menghadirkan layanan pembayaran listrik dan pembelian token yang semakin dekat dengan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi koperasi desa atau kelurahan," tutur Rozy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi








