Akurat Logo

Harga Minyak Dunia Turun, Brent Masih di Atas USD100 per Barel

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 12 Oktober 2026, 14:37 WIB
Harga Minyak Dunia Turun, Brent Masih di Atas USD100 per Barel
Ilustrasi harga minyak

AKURAT.CO Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Senin di tengah ekspektasi peningkatan pasokan dari Rusia setelah Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengumumkan kesepakatan penghentian serangan terhadap fasilitas energi antara Rusia dan Ukraina.

Dikutip dari Reuters, Senin (12/10/2026) harga minyak mentah berjangka Brent turun USD1,37 atau 1,31% menjadi USD103,35 per barel.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS melemah USD1,30 atau 1,42% ke level USD90,55 per barel.

Baca Juga: Trump Secara Mengejutkan Umumkan 'Gencatan Senjata Energi' di Ukraina, Begini Perkembangannya

Sekadar informasi, Trump pada Minggu mengumumkan bahwa Rusia dan Ukraina telah menyepakati penghentian serangan terhadap fasilitas energi masing-masing. Pengumuman tersebut menyusul kesepakatan pasokan diesel AS dengan Rusia yang disampaikan pada Jumat.

Meski demikian, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyatakan masih menunggu rincian kesepakatan tersebut. Sementara itu, pihak Rusia belum memberikan komentar.

Kepala Analis KCM Trade, Tim Waterer menilai pengumuman tersebut sedikit meredakan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dalam jangka pendek.

Namun, ketidakpastian mengenai keberlanjutan kesepakatan membuat potensi penurunan harga minyak masih terbatas.

"Masih ada pertanyaan mengenai validitas dan ketahanan gencatan senjata semacam itu, dan tanpa bukti yang lebih jelas bahwa kesepakatan ini benar-benar akan bertahan, besaran penurunan harga kemungkinan akan tetap terbatas," kata Tim.

Baca Juga: Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari

Di sisi lain, konflik di Timur Tengah masih menjadi faktor penopang harga minyak, khususnya Brent yang bertahan di atas USD100 per barel.

Kelompok Houthi mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap Bandara Internasional Riyadh pada Sabtu. Otoritas Arab Saudi juga melaporkan adanya korban luka dalam serangan baru terhadap bandara tersebut pada Minggu.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.