Akurat Logo

GIAA Angkat Thomas Oentoro Jadi Dirut Gantikan Glenny Kairupan

Yosi Winosa | 11 Oktober 2026, 15:28 WIB
GIAA Angkat Thomas Oentoro Jadi Dirut Gantikan Glenny Kairupan
Logo GIAA

AKURAT.CO PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) merombak jajaran direksi dan dewan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Perubahan ini mencakup pergantian direktur utama, masuknya sejumlah nama baru, hingga penambahan komisaris independen di tengah agenda restrukturisasi dan transformasi maskapai pelat merah tersebut.

Dalam keputusan RUPSLB yang diumumkan pada 10 Oktober 2026, Thomas Sugiarto Oentoro ditetapkan sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia, menggantikan Glenny H. Kairupan. Sementara itu, Glenny mendapat penugasan baru sebagai Komisaris Utama.

Baca Juga: Cara Berbagi Kebahagiaan Serta Bantu Veteran di Bandung

Garuda juga mengangkat Alan McIntyre sebagai Direktur Komersial, Eric Ferdinand Sofyal sebagai Direktur Operasi, dan Dina Sandri Fani sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service. Adapun Jaan Albrecht dan Trey Urbahn masuk sebagai komisaris independen.

Perombakan tersebut menjadi bagian dari langkah perseroan untuk mempercepat restrukturisasi dan transformasi bisnis.

Dalam risalah RUPSLB, Garuda menyebut pengangkatan pengurus dengan kepemimpinan yang independen, berintegritas, dan memiliki kapabilitas internasional sebagai langkah strategis untuk meningkatkan profitabilitas serta memperkuat kepercayaan investor global.

Thomas Oentoro Jadi Dirut, Glenny Kairupan Pimpin Komisaris

Perubahan posisi Thomas Oentoro menjadi salah satu keputusan utama dalam RUPSLB tersebut. Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama, Thomas kini menduduki posisi Direktur Utama untuk meneruskan sisa masa jabatan berdasarkan keputusan RUPSLB 15 Oktober 2025.

Di sisi lain, Glenny H. Kairupan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama diangkat menjadi Komisaris Utama. Perubahan ini sekaligus mengakhiri penugasan Glenny di jajaran direksi dan memindahkannya ke jajaran pengawasan perusahaan.

Selain Glenny, tiga pengurus lain diberhentikan dengan hormat dari jabatan sebelumnya, yakni Direktur Operasi Dani Haikal Iriawan, Direktur Human Capital & Corporate Service Frans Dicky Tamara, serta Direktur Niaga Reza Aulia Hakim.

Pemberhentian Reza telah berlaku sejak 14 Agustus 2026. Sementara itu, pemberhentian Glenny, Dani, dan Frans berlaku sejak penutupan RUPSLB pada 8 Oktober 2026.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.