Akurat Logo

Tak Mau Kelas Menengah Makin Terpuruk, Pemerintah Siapkan Jurus Dongkrak Ekonomi

Moehamad Dheny Permana | 9 Oktober 2026, 11:17 WIB
Tak Mau Kelas Menengah Makin Terpuruk, Pemerintah Siapkan Jurus Dongkrak Ekonomi
Ilustrasi masyarakat kelas menengah Indonesia. (Okezone.com/Aldhi Chandra)

AKURAT.CO Pemerintah menyiapkan strategi untuk mendorong kebangkitan kelas menengah yang mengalami tekanan ekonomi.

Upaya ini ditujukan agar masyarakat yang sudah mencapai kelas menengah tidak kembali terperosok ke kelompok rentan, tetapi memiliki peluang untuk meningkatkan pendapatan dan memperkuat kondisi ekonominya.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengatakan, perkembangan kelas menengah perlu menjadi perhatian serius dalam agenda pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah ingin memastikan kelompok tersebut tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk kembali tumbuh.

“Ini yang menjadi agenda pokok kita, bagaimana kelas menengah yang turun ini bisa kita dongkrak kembali. Jangan sampai yang sudah naik kemudian turun lagi. Kita harus menjaga agar mereka tetap bertahan dan terus naik,” ujar Muhaimin saat memimpin Rapat Tingkat Menteri bersama Menteri UMKM, Kepala BPS, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, dan perwakilan BUMN di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Menurut Muhaimin, upaya mendongkrak kelas menengah membutuhkan intervensi yang lebih luas daripada sekadar perlindungan sosial.

Pemerintah perlu membuka akses terhadap pekerjaan produktif, pembiayaan, peningkatan keterampilan, pasar, serta peluang pengembangan usaha.

Dengan dukungan tersebut, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan, bukan sekadar terhindar dari penurunan kondisi ekonomi.

Salah satu langkah yang didorong adalah memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif melalui insentif yang tepat sasaran, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Dukungan tersebut diharapkan membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, melakukan ekspansi, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang nyata.

Muhaimin juga menekankan pentingnya peran badan usaha milik negara (BUMN) dalam memperkuat ekosistem usaha.

Keterlibatan BUMN dapat diarahkan untuk membangun kemitraan, membuka akses pasar, memperkuat rantai pasok, serta membantu UMKM memperluas skala bisnis.

Selain pengembangan usaha, pemerintah mendorong proses graduasi masyarakat menuju kemandirian ekonomi.

Baca Juga: Hukum Sunat bagi Non-Muslim dalam Perspektif Islam

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.