Akurat Logo

PTBA Bor 113 Titik Tambang di Kuartal III-2026, Puluhan Miliar Digelontorkan untuk Kejar Cadangan Batu Bara

Yosi Winosa | 8 Oktober 2026, 12:48 WIB
PTBA Bor 113 Titik Tambang di Kuartal III-2026, Puluhan Miliar Digelontorkan untuk Kejar Cadangan Batu Bara
Ilustrasi kegiatan eksplorasi cadangan batu bara oleh PTBA. - Dok. PTBA

AKURAT.CO PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) terus memperkuat fondasi bisnis batu baranya dengan menggenjot kegiatan eksplorasi sepanjang kuartal III-2026.

Bukan sekadar mencari batu bara baru, eksplorasi ini diarahkan untuk memperbaiki akurasi model geologi sekaligus memverifikasi sumber daya dan cadangan yang dapat menopang operasi tambang ke depan.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (8/10/2026), manajemen PTBA menyampaikan bahwa di periode Juli-September 2026 perseroan melakukan pengeboran di 3 wilayah tambang utama, yakni Tanjung Enim Mining Site (TEMS), Ombilin Mining Site (OMS), dan Peranap Mining Site.

Baca Juga: PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Perkuat Pasokan dan Kepastian Operasional

Kegiatan tersebut mencakup pengeboran, logging geofisika, pengambilan serta pengujian sampel batu bara dan batuan, hingga monitoring Top of Coal (ToC) dan Bottom of Coal (BoC).

Khusus di TEMS, kegiatan eksplorasi dilakukan pada lima IUP, yakni Air Laya, Muara Tiga Besar, Banko Barat, Banko Tengah A, dan Banko Tengah B. PTBA mencatat 76 titik pengeboran dengan total kedalaman mencapai 19.283 meter.

Pengeboran tersebut tidak hanya dilakukan untuk kebutuhan produksi jangka pendek. PTBA menyebut pengeboran pre-production ditujukan untuk meningkatkan akurasi model geologi di area rencana operasional tambang, sementara infill drilling digunakan untuk memverifikasi sumber daya dan cadangan batu bara.

Puluhan Miliar untuk Eksplorasi

Di TEMS, biaya eksplorasi selama kuartal III 2026 tercatat sekitar Rp33,04 miliar secara unaudited. Angka tersebut mencakup kegiatan pengeboran, pengujian sampel, monitoring front tambang, serta kegiatan pendukung eksplorasi.

Rinciannya menunjukkan bahwa pengeboran menjadi salah satu aktivitas utama. PTBA melalui internal perusahaan dan PT Resources ID mengalokasikan Rp23,58 miliar untuk aktivitas pengeboran dan Rp8,02 miliar untuk pengambilan serta analisis sampel batu bara dan batuan.

Sementara monitoring ToC-BoC menyerap Rp1,11 miliar dan kegiatan lain-lain sekitar Rp0,32 miliar.

Area Eksplorasi

Titik Bor

Kedalaman

Biaya Eksplorasi

Fokus

Tanjung Enim

76

19.283 meter

Rp33,04 miliar

Pengeboran, verifikasi sumber daya/cadangan, kualitas batu bara

Ombilin

17

2.647 meter**

Rp6,86 miliar

Pengeboran, logging, pengujian sampel

Peranap

20

1.490 meter

Rp2,96 miliar

Pengeboran, logging, pengujian sampel

Total

113

23.420 meter

Rp42,86 miliar*

Eksplorasi 3 mining site

*biaya berdasarkan rincian tabel laporan dan bersifat unaudited.
**Laporan pada bagian narasi mencatat kedalaman Ombilin 2.647 meter.

Dengan demikian, bila seluruh rincian biaya pada tiga mining site dijumlahkan, nilainya mencapai sekitar Rp42,86 miliar. Namun, laporan menyebut Rp33,04 miliar sebagai jumlah biaya kegiatan eksplorasi PTBA pada bagian penjelasan awal yang merujuk pada kegiatan di TEMS.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.