Akurat Logo

Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Dipicu Gangguan Distribusi Efek El Nino

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 5 Oktober 2026, 15:13 WIB
Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM Aman, Antrean Dipicu Gangguan Distribusi Efek El Nino
Kantor Kementerian ESDM - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketahanan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap berada pada level 18–20 hari. Pemerintah menyebut antrean BBM yang terjadi di sejumlah wilayah bukan disebabkan oleh menipisnya persediaan.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan pemerintah terus menjaga ketahanan stok BBM agar tetap berada pada level tersebut.

"Yang kedua adalah ketahanan stok 18 sampai 20 hari itu tetap ada," kata Laode dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang disiarkan di Youtube Kemendagri, Senin (5/10/2026).

Baca Juga: Kendalikan Inflasi, Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM Subsidi

Laode menuturkan, jika terjadi antrean BBM di lapangan, persoalan tersebut lebih berkaitan dengan proses pengiriman dan distribusi, bukan karena stok BBM nasional tidak mencukupi.

Salah satu faktor yang dapat menghambat distribusi adalah kondisi El Nino. Fenomena tersebut dapat menyebabkan jalur distribusi melalui sungai terganggu akibat debit air yang menurun.

"Kondisi El Nino ini menyebabkan proses pengiriman dan distribusi yang contohnya misalnya lewat sungai, sungainya kering, lalu dikirim pakai truk, dan truknya ini kapasitasnya tidak sebesar kalau kita mengirimkan dengan menggunakan kapal-kapal di sungai,” ujarnya.

Dengan demikian, pemerintah membedakan persoalan ketahanan stok dengan kelancaran distribusi. Meski stok secara nasional masih tersedia untuk 18–20 hari, gangguan pada jalur logistik dapat menyebabkan pasokan di titik tertentu tidak tiba sesuai jadwal.

Laode mengatakan pemerintah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) untuk mengantisipasi berbagai kendala distribusi yang terjadi di lapangan.

"Tetapi dari sisi ketahanan stok, 18 sampai 20 hari selalu tersedia dan kami juga selalu bekerja sama dengan Pemda untuk dalam rangka memitigasi kondisi-kondisi yang terjadi di lapangan,” tutur Laode.

Diberitakan sebelumnya, Pertamina Patra Niaga terus memastikan kelancaran dan kesinambungan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat di Kabupaten Sintang dan wilayah sekitarnya, di tengah kondisi muka air Sungai Kapuas yang mengalami penyusutan. Penyusutan muka air Sungai Kapuas berdampak pada akses kapal pengangkut BBM menuju Fuel Terminal Sintang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.