Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Ekonom Soroti Sinergi hingga Potensi Tumpang Tindih

AKURAT.CO Pembentukan Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi menandai semakin strategisnya agenda hilirisasi dalam kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Diketahui, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Pelantikan tersebut dilakukan langsung di Istana Negara, Kamis (1/10/2026).
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal menilai, pembentukan kementerian koordinator khusus hilirisasi kemungkinan berkaitan dengan prioritas pemerintah untuk memperkuat agenda tersebut.
Baca Juga: Teka-Teki Kementerian di Bawah Kemenko Hilirisasi, Bahlil Bilang Begini
Menurutnya, karakter hilirisasi yang mencakup banyak sektor membuat kebutuhan koordinasi lintas kementerian menjadi semakin penting.
"Ini kemungkinan memang sejalan dengan prioritas pemerintah untuk lebih mendorong hilirisasi dan karena sifatnya multisektor diharapkan perannya jadi lebih kuat dengan dibukanya hilirisasi ini dalam posisi Kemenko," kata Faisal kepada Akurat.co, Jumat (2/10/2026).
Faisal menilai, keberadaan Kemenko baru tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan kebijakan hilirisasi lebih sinergis. Namun, menurut Faisal, perubahan struktur pemerintahan saja belum cukup untuk menjamin efektivitas kebijakan.
Menurut Faisal, faktor yang tidak kalah penting adalah kemampuan kementerian koordinator tersebut menjalankan fungsi koordinasi terhadap kementerian teknis yang berada dalam klasternya.
Baca Juga: CORE: Legalkan Tambang Emas Rakyat Agar Bermanfaat Buat Penerimaan Negara
"Bagaimana kemenko ini bisa betul-betul berperan untuk mengkoordinasikan menteri-menteri teknis di bawahnya. Dan kemungkinan itu juga nanti kalau kita melihat beberapa menteri-menteri yang lain dan juga wamen yang diganti," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









