Akurat Logo

Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol Digenjot, Produksi Ditergetkan Hingga 1,3 Juta Ton

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 29 September 2026, 22:41 WIB
Hilirisasi Batu Bara Jadi Metanol Digenjot, Produksi Ditergetkan Hingga 1,3 Juta Ton
Ilustrasi Batu Bara - Freepik

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong hilirisasi batu bara melalui pengembangan teknologi pengolahan batu bara menjadi metanol yang dapat dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM).

Wakil Menteri ESDM, Yuliot mengatakan, pengembangan batu bara menjadi metanol telah mulai berjalan di sejumlah wilayah yang memiliki potensi batu bara cukup besar, terutama batu bara berkalori rendah.

“Jadi untuk batu bara, tempo hari kan kita sudah mulai kegiatan investasi batu bara menjadi metanol yang di Kutai Timur. Saya yang melakukan groundbreaking untuk kegiatan itu,” kata Yuliot di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Selasa (29/9/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Tembus USD107, Kementerian ESDM Genjot Produksi Dalam Negeri

Selain Kalimantan Timur, pemerintah juga mendorong pengembangan hilirisasi batu bara di Sumatera Selatan.

Kedua wilayah tersebut dinilai memiliki potensi sumber daya batu bara yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan produk turunan bernilai tambah.

“Itu terutama kita menggunakan batu bara kalori rendah. Jadi, metanol itu kan bisa digunakan sebagai campuran bahan bakar minyak,” ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.