Akurat Logo

Astra Agro Siapkan Capex Rp1,4 Triliun untuk Replanting Sawit 2027

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 23 September 2026, 17:43 WIB
Astra Agro Siapkan Capex Rp1,4 Triliun untuk Replanting Sawit 2027
Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo mengatakan, besaran capex 2027 diperkirakan tidak jauh berbeda dari anggaran yang disiapkan perseroan pada 2026. - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) memperkirakan belanja modal atau capital expenditure (capex) mencapai Rp1,3 triliun hingga Rp1,4 triliun pada 2027.

Direktur Astra Agro Lestari, Tingning Sukowignjo mengatakan, besaran capex 2027 diperkirakan tidak jauh berbeda dari anggaran yang disiapkan perseroan pada 2026.

"Kemudian kalau capex yang disiapkan AALI 2027, bicara kebutuhan dulu tadi ya, jadi kalau 2026 itu mungkin ada sekitar Rp1,3-1,4 triliun gitu, bicara 2027 kurang lebih mungkin masih ada dikisaran seperti itu," kata Tingning.

Baca Juga: Capex Astra Rp17 Triliun, Akuisisi Tambang Jadi Penyumbang Terbesar

Tingning menyampaikan, porsi terbesar capex akan digunakan untuk mendukung percepatan replanting perkebunan sawit.

Astra Agro meningkatkan luasan peremajaan tanaman dari biasanya sekitar 4.000 hektare per tahun menjadi sekitar 8.000 hektare.

"kita melakukan percepatan replanting, jadi nyaris double, jadi biasanya kita di 4.000 sekarang di 8.000 tentunya memang membutuhkan komitmen dari sisi capex,” ujarnya.

Selain replanting, sebagian belanja modal akan dialokasikan untuk kebutuhan mesin dan peralatan operasional perseroan.

Tingning mengatakan penggunaan capex tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dalam jangka panjang, sekaligus menjaga kinerja operasional.

"Mostly itu untuk capex dipakai untuk replanting, dan sisanya adalah mesin, peralatan kerja AALI juga di situ," tutur Tingning.

Baca Juga: Didukung Lebih 190 Ribu Karyawan, PT Astra International Kembali Raih Dua Penghargaan dalam Fortune Indonesia 100

Lebih lanjut, Tingning memperkirakan prospek industri minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada 2027 masih terbuka seiring meningkatnya kebutuhan pangan dan biodiesel.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.