Akurat Logo

RI-Bulgaria Perluas Kerja Sama Industri, Investasi Manufaktur Jadi Fokus

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 22 September 2026, 08:57 WIB
RI-Bulgaria Perluas Kerja Sama Industri, Investasi Manufaktur Jadi Fokus
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Indonesia dan Bulgaria memiliki sejumlah kesamaan dalam perkembangan sektor industri. Kedua negara sama-sama memiliki industri manufaktur yang berkembang dan mencakup berbagai sektor strategis, antara lain pada industri makanan dan minuman, otomotif, mesin dan peralatan, logam, serta produk kimia.

Berbagai sektor tersebut tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan melalui perdagangan, investasi, penguasaan teknologi, dan kerja sama antarpelaku industri. Oleh karena itu, kedua negara melakukan pertemuan yang membahas kerja sama konstruktif untuk memperkuat industri di Indonesia maupun Bulgaria.

Dalam pertemuan antara Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza dengan Wakil Menteri Ekonomi, Investasi, dan Industri Bulgaria, Mihaela Georgieva Karadimova membahas terkait penguatan hubungan industri kedua negara turut mencakup akses pasar.

Baca Juga: Bulgaria Dibidik Jadi Pintu Masuk Produk Indonesia ke Pasar Uni Eropa

Indonesia menyampaikan peluang untuk meningkatkan ekspor produk industri nasional ke Bulgaria sekaligus menjajaki peran Bulgaria sebagai salah satu pintu masuk menuju pasar Uni Eropa. “Kami memandang pertemuan ini sebagai bentuk konkret dari upaya bersama untuk terus memajukan sektor perekonomian, khususnya di bidang industri dan manufaktur,” kata Faisol dikutip dari laman Kemenperin, Selasa (22/9/2026).

Faisol menuturkan, produk yang berpotensi dikembangkan antara lain panel surya dan peralatannya, alat kesehatan, karet, produk sawit, ikan kaleng, dan kakao. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui business matching, identifikasi kebutuhan industri, dan fasilitasi informasi mengenai persyaratan pasar.

Pertemuan Indonesia dan Bulgaria diharapkan memperluas kerja sama ekonomi kedua negara dari perdagangan menuju hubungan industri yang lebih beragam, mulai dari investasi dan pengembangan fasilitas produksi hingga teknologi, sumber daya manusia, dan akses pasar.

“Tahun 2026 merupakan momentum yang istimewa bagi hubungan Indonesia dan Bulgaria karena kedua negara memperingati 70 tahun hubungan diplomatik yang telah terjalin sejak tahun 1956. Peringatan 70 tahun ini menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat kerja sama industri yang saling menguntungkan dan dapat ditindaklanjuti secara konkret,” tukas Faisol.

Kerja sama tersebut memiliki dasar ekonomi yang terus berkembang. Pada 2025, total perdagangan Indonesia dan Bulgaria mencapai sekitar USD230,5 juta, dengan tren pertumbuhan rata-rata 13,34% selama 2021–2025.

Ekspor Indonesia ke Bulgaria mencapai USD147,4 juta pada 2025 dan mencatat tren pertumbuhan rata-rata 31,13% dalam periode yang sama. Produk Indonesia yang masuk ke pasar Bulgaria antara lain bijih dan terak, aluminium, karet, besi dan baja, produk sawit dan turunannya, serta kertas.

Dari sisi investasi, nilai investasi Bulgaria di Indonesia selama 2021–2025 mencapai USD5,59 juta. Nilai tersebut menjadi bagian dari hubungan ekonomi kedua negara yang masih memiliki ruang untuk dikembangkan, terutama melalui investasi di sektor manufaktur. Sejumlah peluang yang dapat dijajaki mencakup pembangunan fasilitas produksi pada industri agro, mesin perkakas, serta pengembangan klaster industri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.