ESDM Siapkan Mitigasi Gangguan Listrik di Daerah Lain

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan listrik di sejumlah daerah.
Langkah tersebut dilakukan setelah berkurangnya kapasitas pembangkit di Sulawesi Selatan dan Kalimantan.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah akan melakukan pemetaan dan koordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk mengantisipasi potensi gangguan pasokan listrik di wilayah lain.
Baca Juga: Wamen ESDM Ungkap Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Energi
“Daerah-daerah lain sebentar kita akan rapatkan dengan PLN untuk kita mitigasi sejak awal,” kata Bahlil, dikutip Kamis (17/9/2026).
Menurut Bahlil, langkah mitigasi diperlukan mengingat sistem kelistrikan di sejumlah wilayah menghadapi kondisi yang berbeda. Di Sulawesi Selatan, misalnya, sejumlah pembangkit mengandalkan pembangkit listrik tenaga air (PLTA).
Untuk mengatasi kekurangan pasokan, pemerintah bersama PLN telah menyiapkan pembangkit lain sebagai pengganti sementara untuk menjaga ketersediaan listrik selama kapasitas PLTA mengalami penurunan.
“Maka kita sudah mencari solusi adalah mengganti sementara dengan pembangkit yang lain,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan gangguan pasokan listrik yang terjadi di Sulawesi tidak berkaitan dengan kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) pertambangan.
Bahlil menyebut, gangguan tersebut terjadi karena pembangkit listrik tenaga air (PLTA) mengalami penurunan kemampuan produksi akibat rendahnya debit air yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Baca Juga: B50 Sudah Tersalurkan ke 94 Persen SPBU, Kementerian ESDM Kejar Transisi 28 Terminal
"Gak ada apa urusannya lampu mati di Kalimantan sama di Sulawesi. Itu gak ada urusannya sama RKAB. Karena di sana memang adalah PLTA, El Nino, kemudian airnya rendah," kata Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (16/9/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini








